Kenangan untuk Nanang Trenggono: Duka dan Doa dari Seorang Aktivis 1998
Lappung - Puisi ini merupakan sebuah elegi (syair duka) sekaligus testimoni sejarah yang ditulis oleh Mahendra Utama untuk mengenang almarhum ...
Read moreDetailsHome » Eksponen 98
Lappung - Puisi ini merupakan sebuah elegi (syair duka) sekaligus testimoni sejarah yang ditulis oleh Mahendra Utama untuk mengenang almarhum ...
Read moreDetailsLappung - Aktivis Reformasi 98, Mahendra Utama, menilai bahwa ketersediaan benih unggul yang berkualitas dan terjangkau bagi petani merupakan kunci ...
Read moreDetailsLappung - Kemampuan melacak jejak digital para provokator di balik berbagai aksi massa yang berujung anarkis kini semakin terbuka dan ...
Read moreDetailsLappung - Indonesia berpeluang emas untuk bertransformasi menjadi motor penggerak utama ekonomi ASEAN dalam 5 tahun ke depan di bawah ...
Read moreDetailsLappung - Pasar keuangan Indonesia kembali bernapas lega setelah sempat dihantam gejolak politik nasional. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ...
Read moreDetailsLappung - Puisi "1 September di Lampung" menggambarkan sebuah peristiwa aksi damai yang terjadi di Bandarlampung. Penulis melukiskan suasana di ...
Read moreDetailsLappung - Wacana pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan DPRD kembali mengemuka di tengah gelombang ketidakpuasan publik terhadap kinerja lembaga ...
Read moreDetailsLappung - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan 2 kadernya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, ...
Read moreDetailsLappung - Puisi "Untuk Affan Kurniawan, Yang Terbaring di Aspal Jakarta" adalah sebuah elegi modern yang menyuarakan duka dan amarah ...
Read moreDetailsLappung - Sejak era kemerdekaan hingga hari ini, Jakarta tak pernah lepas dari perannya sebagai panggung utama gejolak politik Indonesia. ...
Read moreDetails