Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Benih Unggul untuk Kedaulatan Pangan: Harapan pada Kepemimpinan Prabowo-Mirzani

    Benih Unggul untuk Kedaulatan Pangan: Harapan pada Kepemimpinan Prabowo-Mirzani

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    05/09/2025
    in Ekonomi
    Benih Unggul untuk Kedaulatan Pangan: Harapan pada Kepemimpinan Prabowo-Mirzani

    Mahendra Utama saat meninjau kebun edamame Jember. Foto: Arsip pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Aktivis Reformasi 98, Mahendra Utama, menilai bahwa ketersediaan benih unggul yang berkualitas dan terjangkau bagi petani merupakan kunci utama untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

    Ia menaruh harapan besar pada kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal untuk merevolusi sektor perbenihan di Indonesia.

    Baca juga : Lampung Jadi Juara 3 Pertumbuhan Ekonomi, Dijuluki The King of Sumatera oleh BI 

    Menurut Mahendra, kedaulatan pangan adalah fondasi martabat bangsa, dan benih merupakan titik awal dari seluruh rantai produksi pangan.

    Tanpa benih yang baik, mustahil Indonesia dapat memenuhi kebutuhan pangan 280 juta penduduknya.

    “Benih adalah gen kehidupan dalam ekosistem pertanian.

    “Ini bukan sekadar slogan, tetapi fondasi peradaban,” ujar Mahendra dalam keterangannya, Jumat, 5 September 2025.

    Ia menyoroti sejumlah tantangan serius yang masih dihadapi sektor perbenihan nasional, seperti tingginya ketergantungan pada impor benih hortikultura dan mahalnya harga benih unggul yang seringkali tidak terjangkau oleh petani kecil.

    Kondisi ini, menurutnya, menjebak petani dalam siklus biaya produksi yang tinggi dengan hasil panen yang tidak sepadan.

    Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Lampung 2025: Momentum yang Tidak Boleh Dilewatkan

    “Ironisnya, kita punya infrastruktur penelitian yang memadai, tetapi koordinasi dan implementasi kebijakan belum optimal.

    “Di sisi lain, perusahaan multinasional agresif menguasai pasar,” tegasnya.

    Kepemimpinan Prabowo-Mirzani sebagai Harapan Baru

    Mahendra melihat kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang transformatif dan berani sebagai katalisator perubahan fundamental di sektor perbenihan.

    Ia meyakini, komitmen Prabowo pada program makan bergizi gratis akan lebih efektif jika didukung oleh sistem perbenihan nasional yang kuat.

    Di tingkat daerah, Mahendra menunjuk Lampung sebagai provinsi yang memiliki potensi besar untuk menjadi pilot project perbenihan nasional di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

    Baca juga : 3 Pilar Pangan dan Ekonomi Lampung Selatan

    “Lampung punya segalanya, dari sawah produktif, sentra hortikultura, hingga kekayaan genetik tanaman yang luar biasa.

    “Posisi strategisnya sebagai gerbang Sumatera menjadikan Lampung titik ideal untuk distribusi benih ke seluruh nusantara,” jelasnya.

    Menurutnya, sinergi antara kepemimpinan nasional Prabowo dan implementasi efektif di daerah oleh Gubernur Mirza dapat menjadikan Lampung sebagai laboratorium perbenihan Indonesia.

    4 Langkah Strategis

    Untuk mewujudkan visi tersebut, Mahendra mengusulkan 4 langkah strategis yang terintegrasi:

    1. Perkuat Riset dan Inovasi: Meningkatkan anggaran dan fasilitas penelitian agar hasilnya dapat diakses petani dengan biaya minimal.
    2. Dorong Penangkar Benih Lokal: Memfasilitasi petani dan kelompok tani untuk menjadi bagian dari rantai produksi benih yang tersertifikasi.
    3. Perluas Subsidi Benih: Subsidi tidak hanya untuk padi dan jagung, tetapi juga untuk komoditas hortikultura yang vital bagi gizi masyarakat.
    4. Integrasikan Pengelolaan Benih: Badan Pangan Nasional harus mengintegrasikan manajemen benih sebagai bagian dari sistem ketahanan pangan nasional.

    Bagi Mahendra, perjuangan mewujudkan kedaulatan benih dan pangan adalah relevansi dari semangat Reformasi 1998, yaitu membebaskan bangsa dari segala bentuk ketergantungan.

    “Benih unggul yang terjangkau adalah perwujudan keadilan sosial.

    “Jika pemimpin berani mengambil langkah revolusioner ini, kedaulatan pangan Indonesia bukan lagi mimpi, melainkan kenyataan yang dapat diraih,” pungkasnya.

    Baca juga : APBD 2026 Lampung Fokus 3 Sektor: Ekonomi, Jalan, dan Pendidikan Gratis

    Tags: Aktivis 98Benih UnggulBerita LampungEksponen 98Gubernur LampungKebijakan PertanianKedaulatan PanganKetahanan PanganLampungMahendra UtamaPertanian IndonesiaPetaniPrabowo SubiantoRahmat Mirzani Djausal
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Buntut Korupsi BUMD, Harta Kekayaan Eks Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Senilai Rp38,5 Miliar Disita

    Next Post

    Semarak Hari Pelanggan di Merak-Bakauheni, ASDP Bagikan 500 Merchandise Eksklusif

    Related Posts

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur
    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved