Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » 3 Pilar Pangan dan Ekonomi Lampung Selatan

    3 Pilar Pangan dan Ekonomi Lampung Selatan

    Irjen by Irjen
    29/08/2025
    in Ekonomi
    3 Pilar Pangan dan Ekonomi Lampung Selatan

    Mahendra Utama bersama Ketua BPD HIPMI Lampung, Gilang Ramadhan. Foto: Arsip Pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Kabupaten Lampung Selatan kian memantapkan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sumatera.

    3 komoditas andalan, jagung, kopi robusta, dan kelapa dalam, terbukti menjadi pilar kokoh yang tidak hanya menggerakkan roda ekonomi lokal, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.

    Baca juga : Revitalisasi Bandara Notohadinegoro: Katalisator Pertumbuhan Ekonomi Jember dan Wilayah Tapal Kuda

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, menjelaskan bahwa kekuatan trio komoditas ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan fondasi nyata bagi kesejahteraan petani dan stabilitas daerah.

    “Lampung Selatan memiliki potensi luar biasa. Jagung, kopi, dan kelapa adalah identitas sekaligus mesin penggerak ekonomi kerakyatan.

    “Jika dikelola dengan kebijakan yang tepat dari hulu hingga hilir, dampaknya akan sangat besar,” ujar Mahendra Utama, Jumat, 29 Agustus 2025.

    Jagung, Tulang Punggung Swasembada Pangan

    Sebagai produsen jagung terbesar kedua di Provinsi Lampung, Lampung Selatan mencatatkan angka produksi yang impresif, yakni mencapai 783.027 ton pada tahun 2025.

    Dengan luas tanam seluas 127.718 hektare, produktivitas rata-rata mencapai 6,13 ton per hektare.

    Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Lampung 2025: Momentum yang Tidak Boleh Dilewatkan

    Kecamatan Penengahan menjadi penyumbang terbesar dengan total produksi 89.797 ton.

    Menurut Mahendra, keberhasilan ini tidak lepas dari intervensi pemerintah.

    “Langkah Pemkab Lampung Selatan bersama pemerintah pusat, seperti kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp5.500 per kilogram oleh Bulog, program tanam serentak, dan bantuan benih, adalah bukti kehadiran negara untuk melindungi petani,” jelasnya.

    Meski demikian, ia menyoroti tantangan klasik yang masih membayangi petani.

    “Fluktuasi harga saat panen raya dan keterbatasan infrastruktur penyimpanan seperti gudang masih menjadi pekerjaan rumah.

    “Jangan sampai petani selalu berada di posisi yang lemah,” tegas Mahendra.

    Kopi Robusta, Aroma Ekspor yang Menjanjikan

    Di sektor perkebunan, kopi robusta Lampung Selatan telah lama dikenal di pasar internasional.

    Sebagai bagian dari wilayah pengembangan kopi prioritas nasional, inovasi terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.

    Baca juga : Eksportir sebagai Pilar Ekonomi Lampung dan Peran Strategis Kepemimpinan Muda

    Mahendra mencontohkan adanya kolaborasi strategis dengan Universitas Lampung (Unila) untuk uji coba bibit unggul serta penerapan sistem tumpang sari, di mana tanaman kopi dipadukan dengan lada untuk mengoptimalkan produktivitas lahan.

    “Koperasi petani juga memegang peranan vital dalam mengorganisir pengolahan pasca panen hingga pemasaran.

    “Namun, ketergantungan pada harga pasar global menjadi risiko.

    “Hilirisasi harus lebih agresif. Nilai tambah produk olahan kopi harus bisa dinikmati langsung oleh petani, bukan hanya eksportir besar,” paparnya.

    Kelapa Dalam, Raksasa yang Butuh Sentuhan Hilirisasi

    Dengan produksi mencapai 20.340 ton, Lampung Selatan juga berstatus sebagai produsen kelapa dalam terbesar di Lampung.

    Komoditas ini menjadi penyangga ekonomi perkebunan di samping kelapa sawit dan karet.

    Pemerintah daerah telah memperkenalkan Sistem Resi Gudang (SRG) untuk membantu petani menyimpan hasil panen dan menghindari permainan harga oleh tengkulak.

    Akses pembiayaan berbasis komoditas juga dibuka untuk menjaga stabilitas harga.

    “Tantangan terbesarnya ada di hilirisasi. Selama ini, sebagian besar kelapa dijual dalam bentuk mentah.

    “Padahal, jika diolah menjadi produk turunan seperti minyak kelapa murni (VCO), sabun herbal, atau briket tempurung, ini bisa membuka lapangan kerja baru dan menjadi sumber devisa yang signifikan,” kata Mahendra.

    Apresiasi untuk Peran Aktif Pemerintah Daerah

    Mahendra Utama turut mengapresiasi kepemimpinan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang dinilai proaktif dalam mendukung sektor pertanian.

    Program seperti penanaman jagung serentak, penguatan koperasi tani seperti Koperasi Merah Putih, hingga pembangunan infrastruktur penunjang (jalan usaha tani, irigasi, dan revitalisasi pasar) dianggap sebagai langkah konkret yang tepat sasaran.

    “Dukungan Pemkab ini menjadi benteng penting untuk menjaga stabilitas harga di tengah gejolak inflasi pangan global.

    “Ketika pemerintah daerah hadir dan fokus, petani akan lebih berdaya,” jelasnya.

    Selain itu, di tengah tantangan krisis pangan global, sinergi antara kebijakan pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian.

    “Lampung Selatan telah membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang tepat, potensi lokal mampu menjadi penopang utama ekonomi nasional,” tutup Mahendra Utama.

    Baca juga : APBD 2026 Lampung Fokus 3 Sektor: Ekonomi, Jalan, dan Pendidikan Gratis

    Tags: Ekonomi Lampung SelatanJagungKelapaKetahanan PanganKomoditas UnggulanKopi RobustaLampungLampung SelatanLamselMahendra UtamaPemerhati PembangunanPemkab Lampung SelatanPertanian Lampung Hilirisasi PertanianPetani LampungRadityo Egi Pratama
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Jebol BNI Griya Rp3,79 Miliar, Bos PT CKB Ditahan Kejari Bandarlampung

    Next Post

    Jakarta, Episentrum Demonstrasi dan Getaran Republik

    Related Posts

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur
    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved