Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Indonesia di Era Prabowo: Menuju Motor Utama ASEAN

    Indonesia di Era Prabowo: Menuju Motor Utama ASEAN

    Irjen by Irjen
    03/09/2025
    in Ekonomi
    Indonesia di Era Prabowo: Menuju Motor Utama ASEAN

    Eksponen 98, Mahendra Utama. Foto: Arsip pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Indonesia berpeluang emas untuk bertransformasi menjadi motor penggerak utama ekonomi ASEAN dalam 5 tahun ke depan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

    Di tengah tantangan ekonomi global seperti proteksionisme dan rivalitas negara adidaya, posisi strategis Indonesia dinilai akan menjadi penentu stabilitas kawasan.

    Baca juga : Pasca Gejolak: Dampak Stabilitas Nasional pada IHSG dan Rupiah

    Menurut pemerhati dan Eksponen 98, Mahendra Utama, setidaknya ada 3 pilar utama yang jika dijalankan secara konsisten akan membawa Indonesia melampaui negara-negara tetangga.

    3 pilar tersebut adalah hilirisasi sumber daya alam yang terintegrasi, stabilitas politik yang kokoh, dan diplomasi ekonomi yang cerdas.

    “Pertanyaan kuncinya adalah apakah kebijakan Presiden Prabowo cukup untuk membawa Indonesia menjadi pemimpin ekonomi ASEAN.

    “Jawabannya, sangat potensial jika 3 fondasi utama ini dikelola dengan baik,” ujar Mahendra dalam analisisnya, Rabu, 3 September 2025.

    Hilirisasi, Mesin Baru Pencipta Nilai Tambah

    Mahendra menjelaskan, langkah paling krusial adalah kelanjutan program hilirisasi sumber daya alam yang kini diperkuat dengan penekanan pada integrasi industri.

    Menurutnya, kebijakan Prabowo tidak lagi sekadar melarang ekspor bahan mentah, tetapi fokus menarik investasi untuk membangun industri pengolahan dari hulu ke hilir.

    Baca juga : Membubarkan DPR/DPRD: Gagasan Emosional, Bukan Solusi Demokrasi

    “Fokusnya sekarang adalah menciptakan nilai tambah. Mulai dari ekosistem baterai listrik, produksi baja hijau, hingga pengembangan pupuk modern.

    “Jika ini konsisten, posisi Indonesia akan berubah total, dari sekadar penjual bahan mentah menjadi pencipta produk bernilai tinggi di ASEAN,” jelasnya.

    Strategi ini diyakini dapat memperkuat struktur ekonomi nasional dan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi utama di kawasan Asia Tenggara.

    Stabilitas Politik: Aset Paling Dicari Investor

    Faktor kedua yang menjadi aset tak ternilai bagi Indonesia, kata Mahendra, adalah stabilitas politik.

    Kondisi ini menjadi pembeda utama jika dibandingkan dengan negara ASEAN lain seperti Thailand yang kerap dilanda konflik politik atau Myanmar yang masih terjebak dalam krisis internal.

    Ia menyoroti terbentuknya koalisi pemerintahan yang solid, di mana hampir seluruh partai politik besar bergabung.

    Ditambah lagi dengan peran tokoh agama yang turut menjaga keseimbangan sosial di masyarakat.

    “Bagi investor jangka panjang, stabilitas politik seringkali jauh lebih berharga daripada sekadar insentif pajak.

    “Ini adalah jaminan keamanan investasi yang tidak dimiliki banyak negara saat ini,” tegas Mahendra.

    Baca juga : Gerak Cepat Prabowo Subianto dan Jalan Lapang Reformasi 2025

    Kemandirian Pangan dan Energi untuk Redam Inflasi

    Pilar ketiga yang menjadi sorotan adalah upaya menuju kemandirian pangan dan energi.

    Mahendra menilai, program lumbung pangan (food estate), modernisasi irigasi, dan efisiensi distribusi pupuk adalah langkah strategis untuk mengamankan kebutuhan domestik.

    Di saat yang sama, kebijakan diversifikasi energi melalui biofuel dan gasifikasi batu bara diharapkan mampu menekan ketergantungan pada impor yang rentan terhadap gejolak harga global.

    “Langkah ini sangat vital untuk meredam risiko inflasi dari barang impor, sebuah masalah yang masih menghantui Filipina dan negara lainnya.

    “Dengan fondasi pangan dan energi yang kuat, ekonomi kita lebih tahan banting,” tambahnya.

    Tantangan yang Wajib Diwaspadai

    Namun, Mahendra mengingatkan bahwa jalan menuju kepemimpinan ekonomi ASEAN bukannya tanpa tantangan.

    Ia menggarisbawahi tiga isu mendesak yang harus segera dijawab oleh pemerintahan Prabowo:

    Kepastian Hukum dan Reformasi Birokrasi: Memastikan iklim investasi benar-benar kondusif dan bebas dari hambatan birokrasi yang berbelit.

    Peningkatan Kualitas SDM: Mempersiapkan tenaga kerja terampil untuk menyambut bonus demografi agar tidak menjadi beban.

    Disiplin Fiskal: Mengelola anggaran negara dengan cermat agar belanja besar, termasuk untuk pertahanan dan subsidi, tidak menyebabkan defisit yang membahayakan stabilitas ekonomi makro.

    “Dengan hilirisasi yang konsisten, stabilitas yang terjaga, dan diplomasi yang luwes, Indonesia punya peluang menyalip Vietnam dalam industrialisasi dan melampaui Malaysia dalam stabilitas,” kata Mahendra.

    “Jika ketiga faktor utama itu berjalan seimbang, maka Indonesia tidak hanya akan lebih baik, tetapi juga layak menjadi leading power di Asia Tenggara,” pungkasnya.

    Baca juga : Dari Kekacauan Agustus Menuju September Kondusif

    Tags: ASEANEkonomi IndonesiaEksponen 98Era PrabowoHilirisasiInvestasiKebijakan Ekonomi PrabowoKemandirian PanganMahendra UtamaPemimpin Ekonomi ASEANPrabowo SubiantoProspek Ekonomi IndonesiaStabilitas Politik
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    70 Persen Kekayaan Lampung Dinikmati Pihak Luar

    Next Post

    Saatnya Kopi Lampung Naik Kelas: Bukan Cuma Komoditas, Tapi Identitas

    Related Posts

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online
    Ekonomi

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online: Panduan Lengkap, Syarat, dan Langkah-Langkahnya

    01/07/2026
    Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah, menilai forum internasional World Urban Forum (WUF13) di Baku, Azerbaijan, menjadi momentum penting untuk membenahi arah kebijakan perumahan nasional.
    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 8 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari

      8 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari: Tips Rutinitas Pagi untuk Kualitas Hidup Anda

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Strategi Hilirisasi Industri dan Penetrasi Pasar: Kunci Ketahanan Ekonomi Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved