Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Pemerintahan » 70 Persen Kekayaan Lampung Dinikmati Pihak Luar

    70 Persen Kekayaan Lampung Dinikmati Pihak Luar

    Irjen by Irjen
    03/09/2025
    in Pemerintahan
    70 Persen Kekayaan Lampung Dinikmati Pihak Luar

    Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Rektor Itera, I Nyoman Pugeg Aryantha. Foto: Adpim

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengungkap fakta ekonomi yang mengkhawatirkan.

    Sekitar 70 persen perputaran uang dari hasil komoditas unggulan Provinsi Lampung justru mengalir dan dinikmati oleh pihak luar daerah.

    Baca juga : APBD 2026 Lampung Fokus 3 Sektor: Ekonomi, Jalan, dan Pendidikan Gratis

    Fenomena kebocoran ekonomi ini disebutnya sebagai akar dari masalah kemiskinan dan rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bumi Ruwa Jurai.

    Untuk membalikkan keadaan, Gubernur Mirza menggandeng Institut Teknologi Sumatera (Itera) sebagai mitra strategis.

    Kolaborasi itu difokuskan untuk menginisiasi hilirisasi dan industrialisasi berbasis desa, dengan harapan nilai tambah dari komoditas Lampung bisa sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat lokal.

    “Jika rantai produksi dari hulu ke hilir dikelola masyarakat Lampung, pendapatan per kapita kita bisa meningkat tajam.

    “Tapi kenyataannya, 70 persen uang dari Provinsi Lampung justru mengalir keluar daerah. Ini yang memicu kemiskinan,” tegas Mirza, dilansir pada Rabu, 3 September 2025.

    Baca juga : Perkuat Ekonomi Regional, Lampung Ajak Jawa Timur Untung dan Berkembang Bersama

    Menurut Mirza, Lampung tidak bisa lagi hanya menjadi pemasok bahan mentah untuk industri di luar daerah.

    Komoditas strategis seperti singkong, jagung, padi, kopi, dan cokelat harus diolah di dalam provinsi untuk menciptakan nilai tambah maksimal.

    Solusi yang ditawarkan adalah pembangunan ekonomi dari bawah (bottom up economy) melalui industrialisasi skala desa.

    “Kita harus berani memulai. Misalnya, desa-desa punya alat pengering hasil panen sendiri, singkong tidak lagi dijual gelondongan tapi diolah menjadi mocaf (modified cassava flour), dan jagung bisa diproses menjadi pakan ternak lokal,” jelasnya.

    Konsep ini, lanjutnya, akan menarik aliran uang dari kota ke desa dan memastikan kekayaan daerah berputar untuk kesejahteraan warganya sendiri.

    Sementara, Rektor Itera, I Nyoman Pugeg Aryantha, menyambut hangat inisiatif Gubernur dan menyatakan kesiapan penuh Itera untuk menjadi motor penggerak inovasi teknologi di Lampung.

    Baca juga : Lampung Jadi Juara 3 Pertumbuhan Ekonomi, Dijuluki The King of Sumatera oleh BI 

    “Kami ingin Itera hadir bukan hanya sebagai kampus, tetapi sebagai pusat inovasi yang menjawab kebutuhan pembangunan Lampung dan Indonesia,” ujar Rektor Nyoman.

    Selain itu, Rektor juga mengajak Gubernur Mirza meninjau langsung sejumlah inovasi unggulan Itera, seperti pengembangan Padi Lahan Kering yang menjadi solusi atas penyusutan lahan sawah, Gedung Pusat Riset dan Inovasi IWACI, hingga Kebun Raya Itera.

    Rektor memaparkan bahwa Itera memiliki puluhan program studi dan berbagai pusat riset, mulai dari teknologi pangan, energi baru terbarukan, bioteknologi, hingga observatorium antariksa.

    “Kolaborasi dengan Pemprov Lampung sudah kami bangun sejak 2019, dan kami siap memperluas sinergi ini di bidang riset pangan, energi, lingkungan, hingga pemerataan ekonomi wilayah,” tandasnya.

    Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Lampung 2025: Momentum yang Tidak Boleh Dilewatkan

    Tags: Berita LampungEkonomi LampungGubernur LampungHilirisasiI Nyoman Pugeg AryanthaIndustri DesaInstitut Teknologi SumateraIteraKemiskinan LampungKomoditas LampungLampungPembangunan DesaPemprov LampungPendapatan Per KapitaRahmat Mirzani Djausal
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Tak Dipenjara, 5 Petinggi HIPMI Lampung Cukup Wajib Lapor Usai Pesta Ekstasi

    Next Post

    Indonesia di Era Prabowo: Menuju Motor Utama ASEAN

    Related Posts

    epala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Rahmat, A.Ptnh., M.M., saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin pada Senin 13 April 2026.
    Pemerintahan

    Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

    14/04/2026
    Sebagai bentuk perhatian nyata, Kantah Palangka Raya menyalurkan bantuan berupa bingkisan kepada seluruh siswa TK Palangka II.
    Pemerintahan

    Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Kunjungi TK Palangka II

    08/04/2026
    Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Serahkan Aset
    Pemerintahan

    Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Serahkan Aset Pemerintah Kota

    03/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Terkuak! Rp200 Miliar untuk Pelunasan Perkara Sugar Group di Mahkamah Agung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved