Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Elegi Buat Erha

    Elegi Buat Erha

    by Irjen
    30/11/2023
    in Gaya Hidup
    Elegi Buat Erha

    Erha seekor Harimau Sumatera di Medan Zoo. Foto Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Elegi buat Erha seekor Harimau Sumatera di Medan Zoo.

    Harimau Sumatera (panthera tigris sumatrae), salah satu hewan dilindungi dengan status terancam punah, kembali menyita perhatian setelah kematian tragis Erha di Medan Zoo. 

    Baca juga : HK Cegah Hewan Seberangi JTTS

    Erha, lahir pada 18 Oktober 2012, menjadi lambang ketidaklayakan dalam pengelolaan habitat dan kesejahteraan satwa.

    Keberadaan Harimau Sumatera semakin terancam oleh perburuan ilegal dan degradasi habitat. 

    Konflik antara manusia dan satwa juga semakin meruncing, menimbulkan kerugian bagi kedua belah pihak. 

    Konservasi menjadi langkah krusial untuk melindungi populasi Harimau Sumatera dan menjaga keseimbangan ekosistem.

    Sejumlah upaya konservasi in-situ dan ex-situ telah dilakukan, termasuk pembangunan cagar alam, suaka marga satwa, dan arboretum.

    Baca juga : Ancaman Virus Nipah di Lampung. Pengawasan Hewan Ternak Impor Diperketat

    Namun, tantangan nyata muncul ketika prinsip dan etika pemeliharaan hewan diabaikan, terutama dalam kebun binatang.

    Kematian Erha menjadi bukti telak ketidaklayakan pihak kebun binatang. 

    Kandang yang tidak sesuai dengan prinsip kesejahteraan satwa menunjukkan bahwa masih banyak kebun binatang yang belum memprioritaskan kondisi hidup satwa yang mereka kelola.

    Erha, setelah 11 tahun hidup, tidak pernah kawin dengan harimau betina manapun. 

    Kematian tragisnya menjadi panggilan untuk lebih memperhatikan standar hidup satwa di kebun binatang, seiring dengan upaya melestarikan spesies yang terancam punah.

    Baca juga : Panas Ekstrem, Disnakkeswan Lampung Siapkan 10 Ribu Dosis Obat Hewan Ternak

    Para pihak terkait perlu mengintrospeksi manajemen kebun binatang, memastikan bahwa setiap kandang memenuhi standar kesejahteraan satwa. 

    Kematian Erha harus menjadi momentum untuk perubahan positif dalam pendekatan pengelolaan satwa, menjauhkan mereka dari ancaman punah yang semakin nyata.

    Dengan kehilangan Erha, dunia konservasi harus bersatu untuk meneguhkan komitmen melindungi Harimau Sumatera dan spesies lainnya. 

    Elegi buat Erha bukan hanya sekadar duka, tetapi panggilan untuk tindakan nyata dalam melestarikan keanekaragaman hayati yang semakin terancam.

    Artikel opini ini ditulis oleh mahasiswa Itera, Ahmad Fadhil, Dera Ayu Rahmawati, Fitri Amelia Purmadi, dan Nurhadi Rahmadhan. 

    Baca juga : Peringkat 1 Dunia Pengunggah Video Penyiksaan Hewan. Netizen Ragukan Laporan SMACC

    Tags: Elegi Buat ErhaErha HarimauHarimau SumateraInstitut Teknologi SumateraIteraMedan Zoo
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Pasang Kuda-kuda. Faishol Djausal: Prabowo-Gibran 70 Persen 

    Next Post

    Pemkab Jember-PT Mitratani Dua Tujuh Terapkan Transfer Knowledge Petani

    Related Posts

    Gaya Hidup

    Memahami Arti Jumlah Luk pada Keris: Makna Filosofis di Balik Lekukan Bilah Pusaka Nusantara

    30/06/2026
    Gaya Hidup

    7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

    27/06/2026
    Gaya Hidup

    7 Tips Mindfulness untuk Pemula: Panduan Lengkap Menenangkan Pikiran

    26/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Pakistan Tujuan Ekspor CPO Terbesar, Ketergantungan atau Kemitraan Strategis?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Affan, Lurus Jalan, Terang Laku

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kerja Sama Nuklir dan Alutsista Indonesia-Pakistan, Era Baru Hubungan Bilateral

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Memahami Arti Jumlah Luk pada Keris: Makna Filosofis di Balik Lekukan Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menilik Jejak Pembangunan Pemprov Lampung: Wajah Baru Suoh Lampung Barat

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version