Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Gajah Mambo di Taman Nasional Way Kambas Mati, Tim Medis Lakukan Nekropsi

    Gajah Mambo di Taman Nasional Way Kambas Mati, Tim Medis Lakukan Nekropsi

    by Irzon Dwi Darma
    24/06/2023
    in Saburai
    Gajah Mambo di Taman Nasional Way Kambas Mati, Tim Medis Lakukan Neroskopi

    Tim medis saat melakukan neroskopi pada Gajah Mambo. Foto : Arsip Balai TNWK

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Gajah bernama Mambo penghuni PLG di Taman Nasional Way Kambas mati pada Jumat, 23 Juni 2023. 

    Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, diliputi kedukaan setelah Mambo, seekor Gajah Sumatera jantan berumur 45 tahun meninggal dunia.

    Baca juga : Geopark Suoh Mirip Taman Nasional Yellowstone di USA

    Tim medis pun segera dikerahkan untuk menyelidiki penyebab kematian yang mendadak ini dan melakukan nekropsi untuk memastikan penyebab pastinya.

    Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNWK Hermawan, membenarkan soal informasi ini. 

    Ia menjelaskan, berdasarkan catatan medis Gajah Mambo adalah gajah yang tidak pernah gemuk.

    Mambo, lanjutnya, memiliki Body Condition Index atau BCI hampir selalu bernilai 3 bahkan terkadang kurang dari itu. 

    “Semasa hidupnya tim medis telah melakukan pemeriksaan darah berulang, namun tidak ditemukan adanya kelainan/sakit tertentu,” ujar Hermawan, Sabtu, 24 Juni 2023. 

    Saat ini, sambungnya, tim dokter telah melakukan nekropsi untuk mencari informasi penyebab kematian dari Gajah Sumatera di TNWK.

    Baca juga : Krui Pro dan TNBBS Wisata Paket Lengkap

    Sebelumnya, kata Hermawan, Gajah Mambo terlihat normal dan beraktivitas seperti biasa untuk makan dan minum. 

    Saat itu, para mahout PLG (Pusat Lektur Gajah) mengeluarkan gajah dari kandang untuk digembalakan.

    “Ketika itu Mambo dalam kondisi masih berdiri di kandangnya, dan sekitar pukul 06.45 WIB, Mambo terpantau dalam kondisi roboh,” kata dia.

    Usai melihat kondisi itu, para mahout mencoba membangunkan Gajah Mambo menggunakan bantuan gajah-gajah lain.

    “Upaya itu  tidak berhasil dan kondisi gajah sumatera  semakin melemah,” jelas dia. 

    Gajah Mambo di Taman Nasional Way Kambas mati

    “Pukul 07.10 WIB, Jumat, 23 Juni 2023, oleh tim medis PLG TNWK Gajah Mambo dinyatakan telah mati,” ungkapnya lagi. 

    Sementara, tim medis Balai TNWK yang dipimpin oleh Drh Diah Esti Anggraini, mengaku telah mengambil sampel Mambo untuk diperiksa lebih lanjut. 

    Sampel organ hasil nekropsi itu, lanjutnya, berupa hati, jantung, paru-paru, ginjal, limpa, usus, lambung dan otak.

    “Nanti akan dilakukan pemeriksaan laboratorium di BBVET Bandarlampung untuk mengetahui penyebab kematiannya,” tandasnya. 

    Baca juga : Putri Indonesia Kunjungi Pesawaran

    Sekadar informasi, gajah jinak di Balai TNWK saat ini ada 64 ekor, di PLG 34 ekor dan 4 Elephant Response Unit (ERU) camp 30 ekor. 

    ERU camp sendiri merupakan program kerjasama dengan Komunitas untuk Hutan Sumatera (KHS).

    KHS bertujuan untuk membantu mitigasi terjadinya interaksi negatif antara gajah liar di kawasan TNWK dengan masyarakat di sekitarnya

    PLG sendiri yang kala itu merupakan Pusat Latihan Gajah, namun saat ini tengah berbenah diri dan bertransformasi menjadi Pusat Lektur Gajah. 

    PLG tetap merawat gajah jinak yang ada sesuai kaidah kesejahteraan satwa (animal welfare). 

    Peluang adanya potensi wisata minat khusus terbatas dengan keberadaan gajah jinak, tengah dikembangkan konsepnya dengan memperhatikan prinsip kesejahteraan satwa.

    Juga mengedepankan nilai edukasi konservasi berbasis gajah. 

    Sehingga, pengunjung dapat belajar menghargai keberadaan gajah di alam dan bersama mencari solusi hidup berdampingan bersama gajah.

    Wisata alam PLG Balai TNWK maupun lokasi lainnya di TNWK diharapkan juga akan menjadi pemantik bertumbuhkembangnya potensi wisata desa penyangga. 

    Konektivitas yang terbentuk akan membangkitkan berputarnya roda ekonomi lokal.

    Baca juga : Wisata Lanakila Lake Dorong Geliat Perekonomian Pringsewu

    Tags: Balai TNWKGajah MamboGajah MatiGajah SumateraLampung TimurNekropsiTaman Nasional Way KambasTNWK
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Polres Lampung Timur Tangkap Bandar Judi Koprok

    Next Post

    Pria Pengangguran di Lampung Tengah Curi Motor Tetangga

    Related Posts

    Saburai

    Tolong Sebarkan! RSUD Bob Bazar Cari Keluarga Jenazah Perempuan Berciri Khusus Ini

    19/02/2026
    Saburai

    Raih Skor 93,15, Tata Kelola Pengadaan Lamsel Terbaik se-Lampung

    24/01/2026
    Saburai

    Puting Beliung Terjang Kalianda, 7 Rumah di Lubuk Lestari Rusak

    20/01/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version