Lappung – Aksi premanisme jalanan kembali memakan korban jiwa.
Seorang sopir truk asal Lampung, Alkodirin (45), harus meregang nyawa dengan cara tragis di Simpang Macan Lindungan, Palembang, Senin, 24 November 2025 malam.
Baca juga : Insiden di Lembah Hijau Lampung: Harimau Bakas Tewas Usai 3 Kali Tabrak Dinding
Korban tewas bersimbah darah setelah ditusuk oleh kawanan pemalak.
Ironisnya, aksi keji ini diduga dipicu masalah sepele, para pelaku tidak terima hanya diberi uang recehan.
Peristiwa berdarah itu bermula ketika truk yang dikemudikan Alkodirin bersama keneknya, Husaini, berhenti karena lampu merah menyala di lokasi kejadian.
Memanfaatkan momen kendaraan yang berhenti, 4 pria tak dikenal tiba-tiba menghampiri kabin truk dan memaksa meminta uang keamanan.
Husaini, yang menjadi saksi kunci dalam kejadian tersebut, menuturkan bahwa korban sebenarnya kooperatif.
Alkodirin sempat menyodorkan uang pecahan ribuan rupiah kepada para pelaku. Namun, niat baik itu justru ditanggapi dengan emosi.
“Korban sudah kasih uang ribuan, tapi mereka menolak, gak mau terima. Mereka maksa minta lebih,” ungkap Husaini, Selasa, 25 November 2025.
Situasi memanas ketika lampu lalu lintas berubah hijau dan truk hendak melaju kembali.
Para pelaku yang belum puas tetap menghalangi dan memaksa.
Tanpa aba-aba, salah satu dari 4 pelaku tersebut langsung menghunuskan senjata tajam ke arah korban.
“Pas mobil mau jalan, mereka tetap maksa. Tiba-tiba salah satu dari mereka langsung menusuk,” tambah Husaini.
Usai melancarkan aksinya, keempat pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi, sementara Alkodirin tersungkur di aspal.
Baca juga : Siswa SMP di Pesisir Barat Lampung Tewas Ditusuk Gunting oleh Rekan Sekolah
Warga sekitar dan pengendara lain yang melihat korban tergeletak sempat berusaha memberikan pertolongan dan mengevakuasinya ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
Sayangnya, nyawa korban tak tertolong.
Pihak kepolisian dari Polsek Ilir Barat I langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga.
Petugas telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan kini tengah memburu para pelaku.
Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Ricky Mozam, mengonfirmasi insiden tersebut dan membenarkan bahwa korban merupakan warga Lampung.
“Benar, korbannya seorang sopir asal Lampung. Saat ini kami masih mendalami kasus ini, termasuk mengumpulkan keterangan saksi di lapangan,” ujar Ricky.
Polisi kini tengah menyelidiki apakah motif penusukan murni karena pemalakan jalanan atau ada unsur lain yang melatarbelakangi tewasnya sopir truk tersebut.
Baca juga : Kira Air Mineral, Tersangka Korupsi Lampung Timur Tewas Usai Tenggak Minyak Urut
