Lappung – Gelombang arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mulai menunjukkan peningkatan signifikan di H-5 lebaran, Sabtu, 20 Desember 2025 kemarin.
Peningkatan volume kendaraan paling mencolok terlihat pada pergerakan pemudik roda dua yang melintasi Pelabuhan Ciwandan, Banten, menuju Sumatera.
Baca juga : Angin Kencang 25 Knot Hantui Merak-Bakauheni, ASDP Perketat Izin Layar Nataru
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat, sejak H-10 hingga H-5, total penumpang yang telah meninggalkan Pulau Jawa menuju Sumatera mencapai 183.581 orang.
Sementara untuk kendaraan, tercatat sebanyak 47.328 unit telah menyeberang ke Bakauheni.
Berdasarkan data Posko Merak per 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, trafik di pelabuhan khusus kendaraan roda dua dan truk logistik, Ciwandan, mengalami lonjakan tajam dibandingkan hari sebelumnya.
Tercatat 1.029 unit sepeda motor menyeberang pada H-5.
Angka ini naik drastis dibandingkan H-6 (Jumat), yang hanya mencatat 347 unit.
Selain motor, truk logistik golongan VIB juga mendominasi dengan jumlah 945 unit, naik dari 613 unit pada hari sebelumnya.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebutkan bahwa peningkatan ini sudah diprediksi sesuai pola tahunan, di mana rentang H-5 hingga H-1 menjadi waktu favorit pemudik.
“Data produksi ini mencerminkan peningkatan aktivitas penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera.
“ASDP terus memperkuat pemantauan dan strategi operasional di pelabuhan untuk memastikan kelancaran, mengingat ini baru awal dari puncak arus,” ujar Heru, Minggu, 21 Desember 2025.
Sementara, para pemudik diimbau untuk memperhatikan jam-jam padat (peak hours) guna menghindari antrean panjang.
Berdasarkan pantauan, kepadatan arus kendaraan terjadi pada dua sesi waktu utama:
- Malam hingga Dini Hari: Pukul 20.00 WIB – 02.00 WIB.
- Pagi Hari: Pukul 08.00 WIB – 11.00 WIB.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengingatkan pengguna jasa, khususnya pemotor via Ciwandan, untuk disiplin dalam pembelian tiket.
“Kami imbau beli tiket via Ferizy paling lambat H-1 keberangkatan. Sistem kami mendeteksi lokasi GPS.
Baca juga : Anti Macet Jelang Nataru, ASDP Optimalkan Layanan Express Lewat 2 Dermaga
“Jika pembelian dilakukan terlalu dekat dengan pelabuhan (radius terlarang), transaksi tidak akan bisa diproses. Jangan ambil risiko datang tanpa tiket,” tegas Windy.
Secara akumulatif di seluruh pelabuhan yang dikelola ASDP Cabang Merak (Merak Utama, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara), trafik harian pada H-5 menunjukkan tren positif.
- Penumpang: 39.728 orang (Naik 3,3 persen dibanding tahun lalu).
- Sepeda Motor: 1.016 unit (Naik 28,3 persen).
- Total Kendaraan: 9.613 unit (Naik 4,7 persen).
Sebanyak 41 kapal dioperasikan selama 24 jam penuh untuk mengurai kepadatan tersebut.
Sementara itu, arus balik dini atau pergerakan dari Sumatera ke Jawa via Bakauheni pada H-5 juga terpantau ramai.
Tercatat 33.519 orang dan 7.809 unit kendaraan menyeberang ke Pulau Jawa, meningkat sekitar 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca juga : Liburan Hemat! Tiket Penyeberangan ASDP Diskon 19 Persen Mulai 22 Desember
