Lappung – Haji 2025 sebanyak 3 jemaah asal Lampung meninggal dunia di Madinah.
Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Lampung, Siswanto Subandi Husdi, meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi, pada Sabtu, 24 Mei 2025.
Baca juga : Gelombang Kedua Haji Lampung Dimulai, Fast Track Langsung ke Makkah
Dengan demikian, total jemaah haji asal Lampung yang wafat selama pelaksanaan ibadah haji 1445 H kini berjumlah 3 orang.
Siswanto merupakan warga Sindang Sari, Kabupaten Lampung Utara.
Ia tergabung dalam Kloter JKG 15 dengan nomor porsi 0800120831.
Pria berusia lanjut tersebut menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit King Salman, Madinah, pada pukul 09.20 waktu setempat setelah menjalani perawatan intensif akibat komplikasi gagal ginjal.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung, Erwinto, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum.
Baca juga : Biaya Haji 2025: Furoda Tembus Rp900 Juta, Reguler Cuma Segini
Ia mengatakan, pemerintah menjamin hak-hak jemaah yang wafat tetap diberikan sesuai ketentuan.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT,” ujar Erwinto dalam keterangannya, Senin, 26 Mei 2025.
Ia menambahkan, pemerintah melalui Kemenag RI akan memastikan pelaksanaan badal haji bagi almarhum berjalan sesuai prosedur.
Selain itu, hak asuransi jiwa jemaah akan segera diproses.
“Negara hadir dalam setiap situasi. Kami menjamin layanan terbaik bagi seluruh jemaah, termasuk mereka yang wafat di Tanah Suci,” tegasnya.
Haji 2025: 3 Jemaah Lampung Meninggal Dunia di Madinah
Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Lampung, Ansori, mengonfirmasi bahwa Siswanto merupakan jemaah ketiga asal Lampung yang meninggal dunia di Madinah selama musim haji tahun ini.
Baca juga : 3536 Jemaah Haji Lampung Berangkat, Tahap Pertama Selesai
Sebelumnya, 2 jemaah perempuan asal Lampung Timur, yakni Sagiyem dan Kasminah, juga dilaporkan meninggal dunia.
Ansori mengimbau seluruh jemaah, terutama yang lanjut usia dan memiliki riwayat penyakit, untuk terus menjaga kondisi fisik selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Kami minta jemaah mematuhi arahan tim medis, banyak istirahat, dan tidak memaksakan diri. Kesehatan adalah kunci agar ibadah berjalan lancar,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi masih terus memantau kondisi seluruh jemaah.
Serta memberikan pendampingan bagi mereka yang memerlukan penanganan khusus.
Baca juga : Calon Haji Bandarlampung Wafat Jelang Berangkat
