Lappung – Harga pangan di Lampung turun cabai rawit merah paling anjlok.
Harga bahan pangan di Lampung mengalami penurunan yang signifikan hari ini.
Baca juga : Mendag: Harga Pangan Lampung Stabil Kecuali Cabai
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Selasa, 2 Juli 2024, dari 21 komoditas yang dipantau, sebanyak 12 komoditas mengalami penurunan harga, sementara 5 komoditas lainnya naik.
Penurunan harga terbesar terjadi pada cabai rawit merah, yang harganya turun Rp950 (2,29 persen) menjadi Rp40.470 per kilogram.
Ini menjadi kabar baik bagi para konsumen yang selama ini mengeluhkan mahalnya harga cabai.
Harga pangan di Lampung turun cabai rawit merah paling anjlok
Selain cabai rawit merah, beberapa bahan pangan lain yang mengalami penurunan harga.
Baca juga : Mitratani Dua Tujuh Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Termasuk beras SPHP, tepung terigu curah, cabai merah keriting, bawang putih bonggol, daging ayam ras, bawang merah, ikan bandeng.
Lalu, minyak goreng kemasan sederhana, minyak goreng curah, garam halus beryodium, dan kedelai biji kering impor.
Di sisi lain, ada 5 komoditas yang mengalami kenaikan harga.
Ikan tongkol mencatat kenaikan tertinggi, naik Rp280 (0,98 persen) menjadi Rp28.800 per kilogram.
Harga jagung tingkat peternak, beras premium, ikan kembung, dan beras medium juga mengalami kenaikan.
Baca juga : Ancaman El Nino, Lampung Penyangga Pasokan Pangan Nasional
Berikut adalah daftar lengkap harga 21 bahan pangan di Lampung menurut Bapanas pada 2 Juli 2024:
- Daging Sapi Murni: Rp133.770 per kg (tetap)
- Cabai Rawit Merah: Rp40.470 per kg (turun 2,29 persen)
- Bawang Putih Bonggol: Rp36.630 per kg (turun 0,57 persen)
- Daging Ayam Ras: Rp36.370 per kg (turun 0,11 persen)
- Cabai Merah Keriting: Rp32.980 per kg (turun 0,6 persen)
- Ikan Kembung: Rp31.960 per kg (naik 0,06 persen)
- Bawang Merah: Rp31.820 per kg (turun 0,96 persen)
- Telur Ayam Ras: Rp29.090 per kg (tetap)
- Ikan Tongkol: Rp28.800 per kg (naik 0,98 persen)
- Ikan Bandeng: Rp27.170 per kg (turun 0,22 persen)
- Gula Konsumsi: Rp17.780 per kg (tetap)
- Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp16.640 per liter (turun 0,72 persen)
- Minyak Goreng Curah: Rp15.250 per liter (turun 0,72 persen)
- Garam Halus Beryodium: Rp14.540 per kg (turun 0,21 persen)
- Beras Premium: Rp14.310 per kg (naik 0,07 persen)
- Tepung Terigu Kemasan (non-curah): Rp13.230 per kg (tetap)
- Beras Medium: Rp12.570 per kg (naik 0,08 persen)
- Beras SPHP: Rp12.060 per kg (turun 0,08 persen)
- Kedelai Biji Kering (Impor): Rp11.570 per kg (turun 0,34 persen)
- Tepung Terigu (Curah): Rp10.790 per kg (turun 0,83 persen)
- Jagung Tingkat Peternak: Rp4.810 per kg (naik 0,63 persen)
Penurunan harga ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Lampung dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun, kenaikan harga pada beberapa komoditas tetap menjadi perhatian serius bagi pelaku usaha dan pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan harga di pasar.
Baca juga : Lahan Pangan Lampung Utara Ditetapkan 14 Ribu Hektare
