Lappung – IDI Lampung bakal gelar aksi simpatik, buntut penganiayaan dokter di Puskesmas Fajar Bulan, pada Sabtu, 23 April 2023 lalu.
Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Wilayah Lampung dan pengurus cabang di kabupaten dan kota akan menggelar aksi simpatik.
Baca juga : Dokter di Puskesmas Fajar Bulan Dianiaya Pasien, Kesal Sakit Tak Kunjung Sembuh
Aksi tersebut diketahui untuk memberikan dukungan kepada dr Carel Triwiyono (29) yang menjadi korban kekerasan, pada Sabtu, 23 April 2023 lalu.
Ketua Cabang IDI Mesuji, dr Harizal Hasni, mengaku, masih menunggu petunjuk dari pengurus soal aksi simpatik itu.
“Kami masih nunggu petunjuk dari pengurus IDI wilayah. Insya Allah, aksi simpatik akan kita lakukan dalam waktu dekat,” ujarnya, Rabu, 26 April 2023.
Selain itu, pihaknya pun turut mengapresiasi langkah aparat kepolisian yang cepat menangkap pelaku penganiayaan tersebut.
Baca juga : Kasus Penganiyaan di Lampung Barat Diselesaikan Melalui Keadilan Restoratif
“Alhamdulillah, atas kesigapan polisi, 2 pelaku sudah diamankan, dan kami ucapkan terima kasih,” terangnya.
Selanjutnya, tambah Harizal, pihaknya menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk melalukan proses penegakan hukum terhadap pelaku.
“Kami yakin kepolisian akan bertindak profesional,” tambahnya.
Namun begitu, pihaknya berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.
Sehingga akan berdampak trauma kepada tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga : Aniaya Istri dengan Gagang Sapu, Pria di Tulang Bawang Mendekam di Bui
“Jika ini terjadi yang dirugikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, akibat ulah 1 atau 2 orang,” ujarnya.
IDI Lampung bakal gelar aksi simpatik, buntut penganiayaan dokter di Puskesmas Fajar Bulan
Sementara, Ketua IDI Lampung Barat dr Iman Hendarman, menolak langkah damai dengan pelaku penganiayaan dokter Carel.
Ia pun mendesak polisi memproses hukum kedua pelaku yang diketahui bernama Adi Wirahman (32) dan Misran Hadi (41) tersebut.
Iman mengatakan, pihaknya mengecam keras atas tindakan penganiayaan terhadap dokter Carel yang bertugas di Puskesmas Fajar Bulan, Way Tenong, Lampung Barat.
“Walaupun korban yaitu dokter Carel merupakan dokter internship atau magang, namun tugas mereka dilindungi secara hukum,” ujar dia.
“Mereka juga merupakan bagian dari IDI,” tambah dia lagi.
Baca juga : Aniaya Pedagang Martabak, Oknum PNS Dinkes Pesawaran Dipolisikan





Lappung Media Network