Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Inflasi Lampung Mereda, Harga Pangan Terkendali

    Inflasi Lampung Mereda, Harga Pangan Terkendali

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    20/10/2024
    in Ekonomi
    Inflasi Lampung Mereda, Harga Pangan Terkendali

    Ilustrasi bahan pangan. Foto: Dokumentasi Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Inflasi Lampung Mereda, Harga Pangan Terkendali

    Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung mengumumkan penurunan inflasi yang signifikan pada triwulan III-2024.

    Baca juga : Inflasi Menggerus Kantong Warga Lampung, Pendidikan Jadi Beban Tambahan

    Inflasi tahunan di wilayah tersebut menurun menjadi 2,16 persen pada September, lebih rendah dari 2,84 persen di triwulan sebelumnya.

    Penurunan ini dipengaruhi oleh terkendalinya harga bahan pangan, khususnya komoditas utama seperti bawang merah, bawang putih, dan daging ayam.

    “Inflasi di Provinsi Lampung pada triwulan III berada dalam sasaran yang ditetapkan. Secara tahunan, inflasi pada bulan September mengalami penurunan menjadi 2,16 persen.

    “Lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 2,84 persen,” ungkap Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung, Achmad P Subarkah, dilansir Minggu, 20 Oktober 2024.

    Stabilitas Harga Bahan Pangan

    Penurunan inflasi ini, menurut Achmad, sebagian besar dipicu oleh terkendalinya harga kelompok makanan dan minuman.

    Baca juga : 4 Komoditas Jadi Fokus Pengendalian Inflasi di Lampung Hingga 2024

    Komoditas seperti bawang merah mengalami penurunan andil inflasi sebesar 0,18 persen, diikuti bawang putih dengan penurunan andil 0,08 persen.

    Dan daging ayam ras dengan penurunan andil inflasi sebesar 0,07 persen.

    Penurunan harga ini terutama disebabkan oleh normalisasi permintaan setelah berakhirnya periode hari besar keagamaan nasional, yang biasanya memicu lonjakan harga.

    “Normalisasi permintaan pasca-hari besar telah berkontribusi pada penurunan harga beberapa komoditas pangan.

    “Ini sangat membantu dalam menekan inflasi di Lampung,” jelas Achmad.

    Kontribusi Barang dan Jasa Terhadap Inflasi

    Di sisi lain, inflasi inti yang dipengaruhi oleh kelompok barang dan jasa juga menunjukkan peningkatan pada beberapa komoditas.

    Kopi bubuk mencatat kenaikan andil inflasi sebesar 0,32 persen.

    Diikuti oleh perguruan tinggi sebesar 0,27 persen, emas perhiasan 0,20 persen, gula pasir 0,11 persen, dan kontrak rumah dengan kenaikan andil sebesar 0,08 persen.

    Penurunan Inflasi di Kabupaten dan Kota

    Secara spasial, beberapa wilayah di Provinsi Lampung juga mengalami penurunan inflasi.

    Kabupaten Mesuji mencatat penurunan indeks harga konsumen (IHK) dari 3,4 persen pada triwulan II menjadi 2,84 persen pada triwulan III.

    Baca juga : Inflasi Lampung Agustus 2024: Beras dan Rokok Jadi Pendorong Utama

    Kabupaten Lampung Timur juga menunjukkan penurunan IHK yang signifikan, dari 4,06 persen menjadi 2,57 persen.

    Kota Metro dan Bandarlampung juga mengalami penurunan inflasi, masing-masing dari 2,37 persen menjadi 1,86 persen, dan dari 2,25 persen menjadi 1,92 persen pada triwulan III.

    “Penurunan inflasi di sejumlah kabupaten dan kota menunjukkan keberhasilan kami dalam menjaga stabilitas harga di tingkat daerah,” kata Achmad.

    Inflasi Lampung Mereda Harga Pangan Terkendali

    Sebagai upaya lanjutan untuk menjaga stabilitas harga, BI Lampung meluncurkan inisiatif “Toko Inflasi” dan “Mobil Pengendali Inflasi” (TOP).

    Program ini bertujuan memperluas jangkauan operasi pasar serta memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan dengan harga terjangkau di berbagai daerah di Lampung.

    “Komitmen kami untuk mendukung stabilitas harga pangan di Provinsi Lampung terus diperkuat melalui berbagai program seperti toko inflasi dan mobil pengendali inflasi.

    “Diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” tambahnya.

    Dengan langkah-langkah ini, BI optimistis inflasi di Lampung akan terus terkendali.

    Sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang stabil.

    Baca juga : Pertumbuhan Double Digit, Aset Perbankan Lampung Cetak Rekor Baru

    Tags: Bahan Pangan LampungBI LampungInflasiKantor BI Perwakilan LampungLampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Era Baru Dimulai, Prabowo-Gibran Pimpin Indonesia 2024-2029

    Next Post

    Didukung Prabowo, Mirza Targetkan Transformasi Lampung Jadi Lokomotif Ekonomi Sumatera 

    Related Posts

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online
    Ekonomi

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online: Panduan Lengkap, Syarat, dan Langkah-Langkahnya

    01/07/2026
    Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah, menilai forum internasional World Urban Forum (WUF13) di Baku, Azerbaijan, menjadi momentum penting untuk membenahi arah kebijakan perumahan nasional.
    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kunjungan Wamenperin ke Lampung

      Kunjungan Wamenperin ke Lampung: Momentum Lahirnya Klaster Industri Pangan Nasional

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kecubung dan Ganja: Obat Penenang yang Berbeda Nasib Hukum

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 19 Program Riset BRIN-Lampung, dari Singkong hingga Keantariksaan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Membidik Pasar Thailand dari Pesisir Mesuji dan Tulang Bawang

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved