Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Kinerja Disperindag Lampung Dukung Asta Cita Prabowo 2025-2026.
Kinerja Disperindag Lampung Dukung Asta Cita Prabowo 2025-2026
Oleh: Mahendra Utama*
Evaluasi Awal Kinerja Disperindag Lampung di Era Prabowo
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung menunjukkan kinerja solid sejak Desember 2025 hingga pertengahan 2026.
⁰Menurut Laporan Kinerja 2025, seluruh Indikator Kinerja Utama (IKU) tercapai dengan kategori sangat memuaskan. Realisasi anggaran 91,03%, rasio PDRB industri pengolahan 100,74%, dan kontribusi sektor perdagangan 120,07%.
Capaian Ekspor dan Pengendalian Inflasi
Ekspor Lampung 2025 mencapai US$6,64 miliar, naik 18-19% dibandingkan tahun sebelumnya. Surplus perdagangan berlanjut di 2026, didukung operasi pasar serentak minyak goreng dan penetrasi pasar di 15 kabupaten/kota. Langkah ini efektif menjaga inflasi bahan makanan di level rendah.
Sinergi dengan Asta Cita Presiden Prabowo
Asta Cita poin ke-5 menekankan hilirisasi dan industrialisasi untuk nilai tambah domestik. Disperindag Lampung mendukung melalui FGD hilirisasi kopi robusta dan pembinaan IKM, selaras dengan visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.
Perspektif Teori Pembangunan
Teori Joseph Schumpeter tentang creative destruction menjelaskan bahwa inovasi industri mendorong pertumbuhan. Hilirisasi di Lampung menciptakan rantai nilai baru, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan mendukung pemerataan ekonomi (Asta Cita poin 6). Seperti dikutip Prabowo: “Melanjutkan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.”
Tantangan dan Rekomendasi
Meski positif, tantangan geopolitik dan fluktuasi komoditas tetap ada. Disperindag perlu memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian untuk kawasan industri baru.
Secara keseluruhan, kinerja Disperindag Lampung dibawah komando Zimmi Skil menjadi contoh nyata dukungan daerah terhadap agenda nasional Prabowo. Percepatan ini membawa optimisme menuju Indonesia Emas. (*)
——————————————————————-
* Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.
