Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Pakistan Tujuan Ekspor CPO Terbesar, Ketergantungan atau Kemitraan Strategis?

    Pakistan Tujuan Ekspor CPO Terbesar, Ketergantungan atau Kemitraan Strategis?

    by Editor354
    28/06/2026
    in Saburai
    Pakistan Tujuan Ekspor CPO Terbesar

    Ilustrasi: Opini Mahe: Pakistan Tujuan Ekspor CPO Terbesar, Ketergantungan atau Kemitraan Strategis? (Sumber Foto: Dok. Lappung.COM).

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Pakistan Tujuan Ekspor CPO Terbesar, Ketergantungan atau Kemitraan Strategis?

     

    Pakistan Tujuan Ekspor CPO Terbesar, Ketergantungan atau Kemitraan Strategis?
    Oleh: Mahendra Utama*

    Pakistan, Pemburu CPO Terbesar Ketiga Dunia

    Pakistan bukan sekadar pembeli biasa. Data Kementerian Pertanian mencatat, ekspor CPO Indonesia ke Pakistan mencapai 2,80 juta ton dengan nilai US$3,13 miliar, menjadikannya tujuan ekspor terbesar ketiga setelah India dan China.

    Bahkan, Asosiasi Produsen Minyak Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat angka lebih tinggi, yakni 3,22 juta ton pada 2025. Angka ini bukan kebetulan, Pakistan menggantungkan hampir 75% kebutuhan minyak sawitnya pada Indonesia.

    Defisit Dagang yang Mencuat

    Di balik derasnya aliran CPO, muncul persoalan struktural. Nilai perdagangan bilateral mencapai US$4,5 miliar, namun lebih dari 90% di antaranya adalah ekspor Indonesia ke Pakistan. Kondisi ini memicu defisit besar bagi Pakistan.

    Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengakui, “Kami telah mendiskusikan upaya menyeimbangkan ini, melalui ekspor produk pertanian Pakistan, ekspor inisiatif teknologi informasi, dan sektor lain yang akan dijajaki”.

    Teori Ketergantungan Asimetris

    Hubungan ini dapat dibaca melalui teori Interdependensi Asimetris dari Robert Keohane dan Joseph Nye. Indonesia memegang kekuatan tawar tinggi karena menguasai 46 juta ton CPO per tahun.

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bahkan menyatakan, “Pengendali dunia adalah Indonesia”. Pakistan, di sisi lain, berada dalam posisi rentan karena kebutuhan domestik yang besar dan minimnya substitusi.

    Diplomasi Ekonomi yang Berimbang

    Kesadaran akan ketimpangan ini mendorong langkah korektif. Indonesia dan Pakistan sepakat mempercepat implementasi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang ditargetkan terwujud pada 2027.

    Forum ini tidak hanya akan mengatur perdagangan barang, tetapi juga jasa dan investasi secara lebih adil. (*)
    —————————————————————-
    * Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.

    Via: M. Satria
    Tags: #MahendraUtama#PemerhatiPembangunanCPOIndonesiaDiplomasiEkonomiNeracaPerdaganganOpiniMahePakistanSawitIndonesia
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

    Next Post

    Kerja Sama Nuklir dan Alutsista Indonesia-Pakistan, Era Baru Hubungan Bilateral

    Related Posts

    Saburai

    Kerja Sama Nuklir dan Alutsista Indonesia-Pakistan, Era Baru Hubungan Bilateral

    28/06/2026
    Saburai

    Ary Meizary Alfian Terpilih Aklamasi Pimpin Apindo Lampung 2026-2031

    22/06/2026
    Saburai

    Kenaikan Harga Komoditas Lampung: Waspada Ninja & Bajing di Balik Kesejahteraan

    22/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Ary Meizary Alfian Terpilih Aklamasi Pimpin Apindo Lampung 2026-2031

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 8 Cara Hidup Sehat Tanpa Diet Ketat: Tips Menjaga Berat Badan Secara Alami

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kenaikan Harga Komoditas Lampung: Waspada Ninja & Bajing di Balik Kesejahteraan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Tips Mindfulness untuk Pemula: Panduan Lengkap Menenangkan Pikiran

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Inilah 8 Fakta Menarik tentang Keris: Warisan Budaya dan Pusaka Nusantara yang Mendunia

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Inilah 6 Perbedaan Keris Jawa dan Keris Bali: Mengenal Ciri Khas, Filosofi, dan Keunikannya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version