Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Lampung di Simpang Jalan: Ketika Pertumbuhan Ekonomi Tak Berjalan Seiring dengan Kualitas Kerja

    Lampung di Simpang Jalan: Ketika Pertumbuhan Ekonomi Tak Berjalan Seiring dengan Kualitas Kerja

    Irjen by Irjen
    21/11/2025
    in Ekonomi
    Lampung di Simpang Jalan: Ketika Pertumbuhan Ekonomi Tak Berjalan Seiring dengan Kualitas Kerja

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama. Foto: Arsip pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Rilis data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung periode Februari 2025 menyajikan 2 sisi mata uang yang berbeda.

    Di satu sisi, indikator makro ekonomi menunjukkan tren positif, namun di sisi lain, kualitas penyerapan tenaga kerja dinilai masih menyimpan pekerjaan rumah yang besar.

    Baca juga : Pertanian Jawara Ekonomi di Era Prabowo 

    Hal ini menjadi sorotan tajam pemerhati pembangunan, Mahendra Utama.

    Menurutnya, keberhasilan pemerintah menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 4,07 persen dari total 5,1 juta angkatan kerja patut diapresiasi, namun tidak boleh membuat terlena.

    “Secara statistik, capaian ini memang patut diacungi jempol. Angka pengangguran turun dan ekonomi tumbuh solid di angka 5,04 persen pada triwulan III-2025.

    “Namun, dibalik angka cantik itu, ada pola ketenagakerjaan yang kompleks dan penuh tantangan,” ujar Mahendra Utama, Jumat, 21 November 2025.

    Mahendra menyoroti ketimpangan struktur ketenagakerjaan yang dinilai belum ideal.

    Ia memaparkan, mayoritas absolut tenaga kerja di Lampung sekitar 46,96 persen masih menggantungkan hidup di sektor primer, yakni pertanian, kehutanan, dan perikanan.

    Ironisnya, besarnya penyerapan tenaga kerja di sektor ini tidak berbanding lurus dengan sumbangsihnya terhadap kue ekonomi daerah.

    “Hampir setengah penduduk Lampung bekerja di sektor pertanian, tapi kontribusinya terhadap PDRB hanya 28,38 persen.

    “Ini sinyal kuat bahwa produktivitas tenaga kerja di sektor ini masih rendah. Kita menang di kuantitas, tapi kalah di kualitas hasil,” tegasnya.

    Selain sektor pertanian, sektor perdagangan besar dan eceran serta industri pengolahan menjadi penopang lainnya.

    Namun, masalah kualitas SDM menjadi batu sandungan.

    Baca juga : Hilirisasi Jeruk Siam: Lampung Menuju Kedaulatan Ekonomi

    Mahendra mengungkapkan kekhawatirannya terkait latar belakang pendidikan para pekerja.

    “Fakta di lapangan menunjukkan sebagian besar penduduk yang bekerja masih berpendidikan SD ke bawah.

    “Ini memperparah kondisi, di mana 43,03 persen pekerja kita statusnya pekerja tidak penuh atau setengah pengangguran yang angkanya justru naik,” papar Mahendra.

    Respons Kebijakan Pemerintah

    Pemerintah Provinsi Lampung sendiri telah merespons tantangan ini melalui Musrenbang 2025 dengan 3 fokus utama, pertumbuhan ekonomi inklusif, perbaikan infrastruktur dan SDM, serta tata kelola pemerintahan.

    Salah satu langkah konkretnya adalah kewajiban investasi menyerap tenaga kerja lokal dan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) menjadi Rp 2.893.070 pada tahun 2025.

    Menanggapi hal tersebut, Mahendra menilai langkah pemerintah sudah berada di jalur yang benar (on the track), namun butuh akselerasi lebih, terutama dalam visi menjadikan Lampung sebagai lumbung energi baru terbarukan dan sentra hilirisasi.

    “Kenaikan UMP dan syarat investasi itu bagus, tapi belum cukup.

    “Jika kita ingin hilirisasi industri sukses, kuncinya ada di pendidikan vokasi. Terobosan pelatihan keterampilan harus masif,” jelasnya.

    Mahendra menutup pandangannya dengan sebuah peringatan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya menjadi angka di atas kertas.

    “Pemerataan kualitas pekerjaan adalah kunci. Jangan sampai pertumbuhan ekonomi tinggi, tapi kesejahteraan tidak menetes ke bawah karena SDM kita kalah bersaing,” pungkasnya.

    Baca juga : Lampung Jadi Juara 3 Pertumbuhan Ekonomi, Dijuluki The King of Sumatera oleh BI

    Tags: #Ketengakerjaan#PembangunanDaerah#SDMEkonomiLampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Merakyat, Cara Kejari Bandarlampung Hadirkan Keadilan Lewat Kepedulian

    Next Post

    Kepincut Cita Rasa Lokal, Wabup Pringsewu Puji Habis Kopi di Lampung Fest 2025

    Related Posts

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur
    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved