Lappung – Dampak buruk fenomena El Nino, Lampung jadi daerah penyangga pasokan pangan nasional.
Provinsi Lampung tengah mempersiapkan diri untuk berperan penting dalam menjaga pasokan pangan nasional saat menghadapi ancaman El Nino.
Baca juga : Zulkifli Hasan: Lampung Siap Antisipasi El Nino
Dalam upaya mengantisipasi dampak fenomena iklim tersebut, Lampung siap menjalankan peran sebagai penyangga dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, berujar akan mempersiapkan lahan seluas 500 ribu hektare (ha).
Lahan itu nantinya akan ditanami padi guna menutup kemungkinan penurunan produksi padi akibat El Nino.
“Kita lakukan buat 500 ribu ha. Kita sudah siapkan, kemarin di Sumatera Selatan saja siap 160 ribu ha,” kata Syahrul, pada Rabu, 9 Agustus 2023.
Syahrul menyebut, ada 10 daerah yang disiapkan mencakup 500 ribu ha tersebut.
Pertama lokasi utama yang terdiri dari 6 provinsi, di antaranya Sumatera Utara 45.000 ha di 13 kabupaten, Sumatera Selatan sebanyak 74.500 ha di 10 kabupaten.
Kemudian, di Jawa Barat 39.500 ha di 6 kabupaten, Jawa Timur 59.000 ha di 14 kabupaten.
Jawa Tengah 86.000 ha di 22 kabupaten dan Sulawesi Selatan 81.000 ha di 11 kabupaten.
Kedua lokasi pendukung yakni 4 provinsi di antaranya Lampung sebanyak 36.000 ha di 6 kabupaten.
Lalu, Banten 16.000 ha 4 kabupaten, Kalimantan Selatan 51.000 ha di 9 kabupaten dan NTB 12.000 ha di 5 Kabupaten.
“Kalau 500 ribu ton kali 6 ton per ha menjadi 3 juta lebih kan gabah. Kalau gitu nggak boleh impor dong,” jelasnya.
Baca juga : BMKG: Lampung Terdampak El Nino
Selain itu, Syahrul juga pernah menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan 500 ribu ha lahan pangan produktif di sekitar 6 provinsi penghasil beras.
Antara lain, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, 3 di Jawa, ditambah dengan Sulawesi Selatan.
Untuk daerah penyangga ada Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB) Banten, dan Lampung.
Lampung penyangga pasokan pangan nasional
Sementara, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi, menyatakan kesiapannya.
Arinal Djunaidi, diwakili Kusnardi, menyebutkan bahwa produksi padi Lampung tahun 2022 berdasarkan data SIS crop mencapai 3,2 juta ton dari target 2,8 juta ton.
“Sedangkan pada tahun 2023 produksi padi di Provinsi Lampung ditargetkan minimal 3 juta ton,” ujar Kusnardi, pada Rabu, 2 Agustus 2023 lalu.
Baca juga : Pusat Lirik Gabah Lampung
Sehingga, Lampung memberikan kontribusi nasional sebanyak 700 ribu ton, dimana Lampung Tengah memberikan kontribusi produksi padi sebanyak 10,5 persen.
Dengan potensi lahan sawah Provinsi Lampung seluas 361.699 ha, capaian luas tanam padi periode Oktober 2022-Juni 2023 sudah mencapai 503.171 hektar.
“Meningkat 7.973 ha dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022 yaitu sebesar 495.198 hektare,” ungkapnya.
Kusnardi melanjutkan, dalam rangka menghadapi iklim ekstrim kekeringan tahun 2023, Provinsi Lampung akan melaksanakan tanam padi.
Tanam padi itu seluas 100 ribu hektare periode Juli-September 2023 yang telah disepakati bersama dengan seluruh dinas pertanian kabupaten/kota se-Lampung.
Kusnardi menjelaskan, sebagai antisipasi dalam menghadapi iklim El Nino, Pemprov Lampung telah menyiapkan berbagai upaya yang akan dilakukan.
Antara lain, penyebaran informasi prakiraan iklim dan kewaspadaan terhadap bencana alam.
Penyaluran sarana pengendalian OPT dan pengadaan pompa air kepada kelompok tani dan wilayah yang membutuhkan.
Melakukan percepatan tanam dan memaksimalkan capaian target luas tanam.
Mengoptimalkan pemanfaatan sumur pompa, sumur suntik, embung.
Mengoptimalkan lahan tadah hujan untuk percepatan tanam padi pada daerah yang curah hujannya masih cukup.
Meningkatkan jumlah petani yang tergabung dalam program KPB dan meningkatkan keikutsertaan AUTP.
Hingga melakukan koordinasi dengan dinas/instansi lain yang terkait pengairan untuk perbaikan drainase, optimalisasi infrastruktur dan penyiapan pompa air.
Guna menghadapi kondisi iklim ekstrim kekeringan, Gubernur mengajak seluruh kepala daerah beserta jajaran untuk segera melakukan percepatan tanam.
Baca juga : Pemprov Lampung dan BPDAS WSS Peringati Hari Mangrove Sedunia 2023





Lappung Media Network