Lappung – Pemerintah Provinsi Lampung kini resmi memiliki armada penyeberangan sendiri.
Kapal Motor Penumpang (KMP) Dalom 1 diluncurkan dan mulai beroperasi melayani rute vital Bakauheni–Merak, menambah kekuatan 65 kapal yang telah eksis di lintasan tersibuk Indonesia tersebut.
Baca juga : Gebrak Lamsel Fest 2025, Zita Anjani Jadikan Lintas Jetski Merak-Bakauheni Tren Baru
Peresmian kapal pertama milik Pemprov Lampung ini digelar di Dermaga Eksekutif Bakauheni, Lampung Selatan, pada Jumat, 14 November 2025.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memimpin langsung peluncuran yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan prosesi adat maritim, Hitar Lawok.
Dalam prosesi simbolis tersebut, Gubernur memecahkan kendi di depan ramdoor kapal, sebagai doa untuk keberkahan dan keselamatan pelayaran KMP Dalom 1 ke depannya.
KMP Dalom 1 sendiri hadir sebagai wujud nyata komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut dan memperkuat konektivitas antara Sumatra dan Jawa.
Kapal ini akan dikelola oleh PT Lampung Jasa Utama (LJU), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Lampung, bekerja sama dengan PT Damai Lautan Nusantara.
Gubernur Mirza dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Lampung sebagai Pintu Gerbang Sumatra selama ratusan tahun.
“Jalur penyeberangan ini bukan hanya menghubungkan pulau, tetapi juga menghubungkan cerita, pekerjaan, perdagangan, dan masa depan masyarakat,” ujar Gubernur Mirza.
Ia menjelaskan bahwa rute Bakauheni–Merak, yang telah beroperasi sejak 1912 dan berkembang pesat sejak 1981, setiap hari mengangkut jutaan penumpang dan berbagai komoditas penting dari dua wilayah populasi terbesar di Tanah Air.
“Dari 65 kapal yang beroperasi, kami bersyukur bisa menghadirkan satu kapal untuk masyarakat Lampung. Meskipun hanya 1, komitmen kami adalah menghadirkan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Megah Berhias Tapis
KMP Dalom 1 merupakan kapal eksekutif yang dibangun di China dan memiliki dimensi yang impresif.
Baca juga : Waspada! Cuaca Ekstrem Ancam Rute Vital Merak-Bakauheni Hingga Februari
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menjelaskan kapal ini memiliki panjang 114,75 m dan lebar 16,75 m, menjadikannya kapal terbesar ketiga di lintas penyeberangan Merak–Bakauheni.
Kapal tersebut mampu menampung hingga 270 penumpang dan sekitar 200 unit kendaraan campuran.
Tak hanya megah, KMP Dalom 1 juga menawarkan pengalaman menyeberang yang nyaman dengan fasilitas layaknya hotel, antara lain:
- Family Room dan VIP Lounge
- Co-working Space
- Ruang Lesehan
- Fasilitas khusus (Ruang Disabilitas, Ruang Menyusui, Ruang Pengobatan)
- Mushola dan Ruang Bermain Anak
Yang menarik, interior kapal ini mengusung nuansa khas Lampung dengan sentuhan motif tapis, ukiran tradisional, dan corak budaya lokal yang hangat.
“Desain interior ini tidak hanya memperindah tampilan, tetapi juga merepresentasikan kearifan lokal kepada para pengguna layanan, sekaligus menjadi simbol kebanggaan masyarakat Lampung dalam melestarikan budaya di era modern,” tambah Bambang Sumbogo.
Kehadiran armada baru ini diharapkan tidak hanya memperlancar arus logistik dan pariwisata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem logistik nasional dan menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru, mengingat pembangunannya tidak membebani keuangan daerah.
Baca juga : Ganti Rugi Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Mandek, Ombudsman Temukan Kelalaian Negara





Lappung Media Network