Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Layu di Negeri Edamame

    Layu di Negeri Edamame

    by Irzon Dwi Darma
    04/06/2025
    in Gaya Hidup
    Layu di Negeri Edamame

    Dalam kenangan, Husni Mubarok. Foto: Dokumentasi pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Layu di Negeri Edamame karya dari Mahendra Utama.

    Ditulis oleh Mahendra Utama, Komisaris PT Mitratani Dua Tujuh, puisi ini ditujukan untuk mengenang kolega sekaligus sahabatnya, Husni Mubarok, seorang Asisten Manajer di divisi On Farm perusahaan tersebut.

    Baca juga : Syair Edamame dan Okra di Bumi Jember, Karya: Mahendra Utama

    Puisi ini juga menggambarkan sosok Husni Mubarok sebagai seorang pekerja keras yang berdedikasi di bidang pertanian, khususnya budidaya edamame di Jember.

    Kepergiannya meninggalkan duka tidak hanya bagi rekan kerja, tetapi juga bagi “semesta Jember” yang menjadi latar pengabdiannya.

    Penggunaan elemen alam seperti Gunung Argopuro, Pantai Puger, dan tanaman edamame memperkuat ikatan antara almarhum dengan tanah kelahirannya dan pekerjaannya, sekaligus menjadi saksi bisu atas jasa dan kenangannya.

    Baca juga : Selat Sunda: Perahu Kertas Negeri, Karya: Mahendra Utama

    Puisi ini adalah sebuah penghormatan yang indah dan menyentuh.

    Layu di Negeri Edamame

     

    Di Jember, kota edamame menguning,

    Di kaki Argopuro yang membisu,

    Datang kabar dari Puger menggemuruh,

    Ombak memecah, membawa duka biru.

     

    Husni Mubarok, nama yang meresap,

    Di tanah subur, biji-biji kau tebarkan,

    Asisten Manajer yang tekun berkebun,

    Edamame hijau, okra tegarkan.

     

    Lahir Agustus ’79, semangat menggelora,

    Membina kebun, reputasi terjaga,

    Sampai Juni ’25, waktu berhenti berdetak,

    Sakit merenggut, jalanmu terpotong sudah.

     

    Wahai kawan sekerja, di divisi On Farm,

    Kebunmu kini sunyi, bagai petak merana,

    Satu lagi peladang setia berpulang,

    Meninggalkan aku, dan kenangan yang terpana.

     

    Dua tahun kujabat Komisaris di sana,

    Bersamamu, melihat benih menjadi dewasa,

    Jember punya rindu, di setiap jengkal tanahnya,

    Di hamparan edamame, ceritamu terpatra.

     

    Puger menangis, air asinnya berlinang,

    Membasahi pasir, tempat nelayan pulang,

    Seperti dukaku, yang tak kunjung usai,

    Menyaksikan sahabat, pergi untuk selamanya.

     

    Argopuro menjulang, megah dan abadi,

    Menjaga jasadmu, yang tenang bersemadi,

    Namun jiwa petanimu, yang gigih dan jujur,

    Laksana angin gunung, meresap ke segala sudur.

     

    Husni… bijimu tertanam, tapi takkan tumbuh lagi,

    Kebun kehilangan tangan, yang selalu setia mengawasi,

    Puger dan Argopuro bersaksi, ikhlasmu yang tulus,

    Kini hanya kenangan, di antara daun yang bergelus.

     

    Selamat jalan, kawan seperjuangan di kebun,

    Doa menyertaimu, dalam damai nan sunyi,

    Jember, pantai, gunung, dan edamame yang ranum,

    Akan selalu bercerita, tentang Husni Mubarok yang pergi.

     

    _Innalilahi wa innalilahi rojiun, untuk Husni Mubarok, sahabat kebun dan semesta Jember yang pergi…_

     

    Bandar Lampung, 4 Juni 2025

    Mahendra Utama

    Komisaris PT Mitratani Dua Tujuh

    Baca juga : Hanya Lelah Tiada Bertepi, Karya Mahendra Utama

    Tags: EdamameElegiHusni MubarokJemberMahendra UtamaPT Mitratani Dua TujuhPuisi DukaPuisi Layu di Negeri Edamame
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Bandarlampung Bebas PMK Jelang Idul Adha 1446 H, Pemeriksaan Daging Kurban Digenjot

    Next Post

    Modus Baru! Penipuan Tilang Elektronik Catut Nama Kejaksaan

    Related Posts

    Gaya Hidup

    9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

    14/07/2026
    Gaya Hidup

    6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

    12/07/2026
    Gaya Hidup

    6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

    11/07/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kecubung dan Ganja: Obat Penenang yang Berbeda Nasib Hukum

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dewan Kawasan Industri Nasional: Terobosan Akselerasi Hilirisasi dan Investasi Berkelanjutan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menatap Masa Depan Lampung Barat: Menggali Potensi Geothermal dan Pariwisata Dunia

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mudahnya ke Bandung! Penerbangan Langsung Lampung-Bandung Wings Air Kembali Hadir

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Strategi Memaksimalkan Pelabuhan Panjang Sebagai Hub Ekspor-Impor Global Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengurai Potensi Ekonomi Lampung Barat: Komoditas yang Stagnan dan Terpuruk

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version