Lappung – Momen libur sekolah menjadi puncak antusiasme masyarakat untuk bepergian.
Hal ini tercermin dari data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang mencatat penjualan tiket nyaris menembus satu juta, tepatnya sebanyak 971.262 tiket, di 7 lintasan utama nasional.
Baca juga : ASDP, Tantangan 2025 dan Harapan Rakyat untuk BUMN Maritim yang Modern dan Bersih
Angka fantastis tersebut merupakan rekapitulasi penjualan dalam periode 5 Juni hingga 14 Juli 2025.
Tingginya animo publik ini juga didorong oleh program stimulus diskon tarif pelabuhan dari pemerintah, yang telah terserap hingga Rp31,9 miliar selama periode yang sama.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa lonjakan ini menunjukkan keberhasilan konektivitas maritim dalam mendukung pergerakan masyarakat dan ekonomi daerah.
“Program stimulus ini kami tujukan untuk mendukung kelancaran sektor logistik dan tentu saja menggairahkan kembali pariwisata daerah selama masa libur panjang,” ujar Heru, Rabu, 16 Juli 2025.
Dari total penumpang tersebut, pergerakan didominasi oleh kendaraan pribadi roda empat yang mencapai 351.199 unit.
Angka ini disusul oleh kendaraan roda dua sebanyak 297.249 unit dan penumpang pejalan kaki sebanyak 283.843 orang.
Baca juga : ASDP dan TNI-Polri Amankan Pelabuhan Bakauheni dari Pungli
Beberapa lintasan penyeberangan yang menjadi gerbang utama destinasi wisata menunjukkan pertumbuhan paling signifikan.
Lintasan Ajibata-Ambarita yang menghubungkan ke Pulau Samosir di Danau Toba, mengalami lonjakan tertinggi hingga 78 persen.
Sementara itu, lintasan Kayangan (Lombok) – Pototano (Sumbawa) naik sebesar 20 persen, dan rute populer Sape (Nusa Tenggara Barat) – Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur) tumbuh 1 persen.
“3 lintasan ini memang menjadi destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Lonjakan ini menjadi bukti bahwa layanan ASDP berhasil menjadi andalan dalam mendukung pergerakan masyarakat dan roda ekonomi lokal,” jelas Heru.
Di tengah tingginya permintaan, ASDP kembali mengingatkan masyarakat akan dua hal krusial demi kelancaran dan keselamatan perjalanan, membeli tiket secara mandiri dan mengisi data manifest dengan benar.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menegaskan pentingnya menghindari jasa calo dan melakukan pembelian tiket secara online melalui aplikasi atau situs resmi Ferizy.
Baca juga : Raih 10 Penghargaan Kemenhub, ASDP Jadi Operator Layanan Prima Terbanyak
“Pembelian tiket online tidak hanya lebih praktis dan aman, tetapi juga menjamin kepastian jadwal perjalanan tanpa harus antre panjang di pelabuhan,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan bahwa pengisian data manifest yang sesuai dengan identitas (KTP dan STNK) serta jumlah penumpang dalam kendaraan adalah hak sekaligus tanggung jawab pengguna jasa.
Data ini sangat vital sebagai dasar perlindungan asuransi jiwa dan mempermudah proses evakuasi jika terjadi kondisi darurat.
“Isi manifest dengan benar bukanlah formalitas. Ini menyangkut perlindungan nyawa dan hak asuransi setiap orang dalam perjalanan,” tutup Shelvy.
Baca juga : Cegah Genangan Berulang, ASDP Bakauheni Buat Kolam Retensi





Lappung Media Network