Lappung – Pemerintah Lampung Timur berusaha melestarikan budaya lewat pelatihan sulam tapis bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM).
Pelatihan ini juga bisa berdampak peningkatan masyarakat di kabupaten berjuluk Bumei Tuwah Bepadan.
“Kegiatan pelatihan ini diharapkan menjadi sarana pengenalan kebudayaan khas Lampung agar masyarakat tidak melupakan kekayaan dan budaya warisan,” kata Bupati Lampung Timur M. Dawam Rahardjo, Kamis (04/11/2021).
Sebagai bagian warisan kekayaan Buay Lampung, kain tapis harus di kenalkan kepada generasi muda Lampung dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Alasannya agar tidak hilang di telan zaman dan tergeser oleh budaya modern.”Diharapkan dapat di kolaborasikan dengan perkembangan zaman saat ini,” kata dia.
Ia mengajak masyarakat Lamtim untuk bersama-sama membulatkan tekad untuk
memajukan dan melestarikan Sulam Tapis.
“Karena ini ciri khas Budaya Lampung, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.
“Serta daya saing sumberdaya manusia di Bumei Tuwah Bepadan untuk mewujudkan Rakyat Lampung Timur Berjaya,” pungkas Dawam.
