Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Membumikan Perencanaan Hutan Melalui Integrasi Kebijakan di Provinsi Lampung.
Membumikan Perencanaan Hutan Melalui Integrasi Kebijakan di Provinsi Lampung
Oleh: Mahendra Utama*
Tata kelola kehutanan lestari tidak akan pernah terwujud tanpa pondasi perencanaan yang kokoh. Di Provinsi Lampung, peran Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Kehutanan menjadi sangat krusial dalam menyelaraskan dokumen perencanaan makro menjadi aksi nyata yang aplikatif di lapangan. Integrasi inilah yang melandasi terwujudnya visi Green Economy di Bumi Ruwa Jurai.
Sinergi Perencanaan Makro dan Mikro
Dinas Kehutanan Provinsi Lampung bertindak sebagai arsitek utama dalam mengintegrasikan Rencana Kehutanan Tingkat Provinsi (RKTP) dengan tata ruang wilayah kabupaten.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan tidak ada lagi tumpang tindih pemanfaatan lahan (overlapping) antara sektor kehutanan dengan sektor industri atau pertanian.
Proses ini sejalan dengan Teori Perencanaan Komprehensif yang dikemukakan oleh Andreas Faludi. Teori ini menekankan bahwa keberhasilan tata kelola ruang sangat bergantung pada keterpaduan analisis data spasial, aspek legalitas, dan komitmen institusional para pengambil kebijakan.
Mengawal Regulasi ke Tingkat Tapak
Tantangan terbesar kehutanan saat ini adalah menjamin aturan dari pusat berjalan di daerah. Dinas Kehutanan Provinsi Lampung secara aktif merumuskan regulasi daerah yang mendukung kelestarian ekosistem sekaligus mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar hutan.
“Perencanaan hutan yang baik adalah instrumen perlindungan masa depan, di mana batas wilayah dipetakan secara adil demi menjaga keseimbangan ekologi dan kesejahteraan sosial.” – Mahendra Utama.
Melalui penguatan integrasi ini, Pemprov Lampung terus berupaya menurunkan laju deforestasi serta mengembalikan fungsi hidrologis daerah aliran sungai (DAS) yang vital bagi sektor pertanian Lampung. (*)
-‐———————————————————-
* Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.
