Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Mengganti Gandum Impor Melalui Diversifikasi Pangan Nasional

    Mengganti Gandum Impor Melalui Diversifikasi Pangan Nasional

    by Editor354
    17/06/2026
    in Saburai
    Mengganti Gandum Impor Melalui Diversifikasi Pangan Nasional

    Ilustrasi: OpiniMahe: Mengganti Gandum Impor Melalui Diversifikasi Pangan Nasional. (Sumber Foto: Dok. Lappung.COM).

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Mengganti Gandum Impor Melalui Diversifikasi Pangan Nasional.

     

    Mengganti Gandum Impor Melalui Diversifikasi Pangan Nasional
    Oleh: Mahendra Utama*

     

    Ketergantungan Indonesia terhadap impor gandum kian mengkhawatirkan di tengah ketidakpastian geopolitik global.

    Komoditas sorgum (Sorghum bicolor) mencuat sebagai alternatif substitusi pangan lokal yang paling rasional.

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan bahwa kandungan nutrisi sorgum, terutama protein dan serat, sangat kompetitif dibandingkan komoditas serealia lainnya.

    Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai forum kedinasan Kementan berulang kali mengingatkan, “Sorgum adalah komoditas masa depan yang bisa memperkuat ketahanan pangan kita sekaligus menekan ketergantungan impor gandum pangan.”

    Komoditas ini menawarkan solusi konkret bagi kemandirian pangan nasional tanpa harus membuka lahan sawah baru yang kian menyusut.

    Emas Hijau: Bahan Baku Utama Bioetanol Nasional

    Selain ketahanan pangan, daya tarik utama sorgum terletak pada diversifikasi energi berkelanjutan.

    Varietas sorgum manis (sweet sorghum) seperti Bioguma memiliki kandungan nira batangnya yang sangat tinggi, menjadikannya bahan baku bioetanol generasi kedua yang sangat efisien.

    Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong pemanfaatan bahan bakar nabati (BBN).

    Sorgum dinilai jauh lebih unggul daripada komoditas lain karena siklus panennya yang relatif singkat, yaitu berkisar antara 100 hingga 110 hari saja, serta kemampuan bertunas kembali (ratoon) tanpa perlu melakukan penanaman ulang dari awal benih.

    Toleransi Kekeringan di Tengah Ancaman Krisis Iklim

    Ancaman krisis iklim global menuntut sektor agribisnis beradaptasi secara cepat. Berdasarkan riset agroklimat Kementan, tanaman sorgum memiliki efisiensi penggunaan air yang sangat tinggi hanya membutuhkan sepertiga air dari kebutuhan tebu dan setengah dari kebutuhan jagung.

    Karakteristik ini membuat tanaman purba asal Afrika ini sangat adaptif terhadap cuaca ekstrem dan fenomena El Nino yang kerap melanda wilayah tropis kepulauan Indonesia. (*)
    ————————————————————-
    * Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.

    Via: M. Satria
    Tags: #DiversifikasiPangan#EnergiTerbarukan#KetahananPangan#MahendraUtama#PemerhatiPembangunanBioetanolOpiniMaheSorgumIndonesia
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Apa Perbedaan AMOLED dan IPS LCD: Mana yang Lebih Baik?

    Next Post

    Mengapa Proyek Sorgum Skala Besar Kerap Mengalami Kegagalan?

    Related Posts

    Saburai

    Uji Coba Strategis PTPN I di Kebun Rejosari Natar

    17/06/2026
    Saburai

    Mengapa Proyek Sorgum Skala Besar Kerap Mengalami Kegagalan?

    17/06/2026
    Saburai

    Mengurai Jiwa Pariwisata Lampung: Bukan Sekadar Jalan dan Listrik

    15/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Apa Saja Perbedaan 4G dan 5G? Inilah Penjelasan Lengkapnya yang Wajib Anda Ketahui

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Keuntungan Perusahaan Besar Atas Regulasi Pembatasan Ayam

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dampak Positif Regulasi Ayam Hidup Bagi Peternak Rakyat

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Potensi Emas Hijau: Udang Galah Rawa Jitu dan Mesuji Timur Melambung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Panduan Lengkap Investasi Reksadana untuk Pemula: Mengenal Tentang Investasi Reksadana

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pemerintah Provinsi Lampung Kembali Raih Opini WTP ke-12 Kali Berturut-turut dari BPK RI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version