Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Keuntungan Perusahaan Besar Atas Regulasi Pembatasan Ayam

    Keuntungan Perusahaan Besar Atas Regulasi Pembatasan Ayam

    by Editor354
    11/06/2026
    in Saburai
    Regulasi Pembatasan Ayam

    Ilustrasi: OpiniMahe: Keuntungan Perusahaan Besar Atas Regulasi Pembatasan Ayam. (Sumber Foto: Dok. Lappung.COM).

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Keuntungan Perusahaan Besar Atas Regulasi Pembatasan Ayam.

     

    Keuntungan Perusahaan Besar Atas Regulasi Pembatasan Ayam
    Oleh: Mahendra Utama*

     

    Mendorong Hilirisasi dan Industri Pengolahan Daging Ayam

    Dampak positif dari rencana Peraturan Gubernur mengenai pengendalian pengeluaran ayam potong hidup tidak hanya dinikmati oleh peternak skala kecil, melainkan juga membuka peluang emas bagi perusahaan peternakan besar (integrator).

    Selama ini, Lampung mendominasi pengiriman dalam bentuk ayam hidup (live bird). Data Pejabat Otoritas Veteriner Provinsi Lampung mencatat pengeluaran daging ayam beku (frozen) pada 2025 mencapai 19.447.267 Kg. Angka ini menunjukkan bahwa potensi pasar produk olahan sebenarnya sangat terbuka lebar.

    Optimalisasi Rantai Pasok dan Nilai Tambah

    Dengan adanya pembatasan pengeluaran ayam dalam kondisi hidup, perusahaan besar dirangsang untuk mengalihkan orientasi bisnis mereka dari sekadar menjual ayam hidup menjadi produk bernilai tambah (value-added products).

    Pembatasan ini mendorong optimalisasi fungsi Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) dan fasilitas cold storage di dalam provinsi. Mengirimkan ayam dalam bentuk daging beku (frozen) atau produk turunan olahan jauh lebih efisien secara logistik dan memiliki risiko mortalitas (kematian ternak di jalan) sebesar 0%.

    Teori Struktur Industri dan Rantai Nilai (Value Chain)

    Berdasarkan Value Chain Theory oleh Michael Porter, penciptaan nilai tambah di setiap tahapan produksi akan meningkatkan profitabilitas jangka panjang industri secara keseluruhan.

    Kebijakan pengendalian lalu lintas ayam hidup memaksa industri peternakan bergeser dari hulu ke hilir. Struktur industri yang matang di sektor hilir akan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Lampung dan meningkatkan kontribusi sektor peternakan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.

    Sejalan dengan visi modernisasi industri tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan:

    “Kita harus mengubah pola pikir dari sekadar pengirim bahan baku atau ternak hidup, menjadi produsen produk olahan siap saji. Hilirisasi industri peternakan di Lampung akan meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah berkali-kali lipat dan menarik investasi yang berkelanjutan.”

    Dengan demikian, Pergub pembatasan pengeluaran ayam hidup justru menjadi katalisator bagi perusahaan besar untuk memimpin transformasi industri peternakan modern di Lampung. (*)
    —————————————————————-
    * Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.

    Via: M. Satria
    Tags: #InvestasiLampung#LampungSejahtera#MahendraUtama#PemerhatiPembangunanDagingAyamFrozenHilirisasiPeternakanOpiniMaheRantaiPasok
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Dampak Positif Regulasi Ayam Hidup Bagi Peternak Rakyat

    Related Posts

    Saburai

    Dampak Positif Regulasi Ayam Hidup Bagi Peternak Rakyat

    11/06/2026
    Saburai

    Mengapa Lampung Butuh Pergub Pengendalian Ayam Potong Hidup?

    11/06/2026
    Saburai

    Bioetanol Lampung, Kolaborasi Pertamina Toyota PTPN Dongkrak Ekonomi Daerah

    10/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Menakar Ambisi Hilirisasi Energi di Kawasan Industri Katibung Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya BKN

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kota Metro Naik Kelas, Pusat Kuliner Baru Lampung?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengenal Kain Tapis Lampung: Warisan Budaya Nusantara yang Bernilai Seni Tinggi dan Mendunia

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Munas HIPMI XVIII Lampung: Sinergi Ekonomi di Gerbang Sumatera

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Panduan Memilih Asuransi Jiwa yang Tepat: Tips Perlindungan Optimal

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version