Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Miris, Banyak Anak Tak Paham Baca Jam Analog

    Miris, Banyak Anak Tak Paham Baca Jam Analog

    Irjen by Irjen
    20/08/2025
    in Gaya Hidup
    Miris, Banyak Anak Tak Paham Baca Jam Analog

    Ilustrasi jam analog. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Sebuah fakta yang menggelisahkan terungkap di tengah era digital, banyak anak-anak Indonesia ternyata tidak mampu membaca jam analog.

    Kondisi ini disorot langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, yang menyebutnya sebagai alarm serius bagi rendahnya kemampuan numerasi bangsa.

    Baca juga : 5 Musuh Utama Anak Indonesia Disorot di Peringatan HAN ke-41

    Menurutnya, ketidakmampuan sederhana seperti membaca jarum jam menjadi cerminan dari masalah yang lebih besar, yakni lemahnya budaya berhitung yang berdampak langsung pada skor Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia.

    “Saya menengarai, sebagian anak-anak kita itu tidak mampu membaca jam analog. Membaca jam digital itu bisa karena ada angkanya.

    “Tetapi ketika sudah jam analog, ada jarum panjang, ada jarum pendek, tidak semuanya bisa membaca,” ujar Abdul Mu’ti, dilansir pada Rabu, 20 Agustus 2025.

    Ia menegaskan bahwa kemampuan membaca jam analog bukanlah sekadar soal mengetahui waktu.

    Di baliknya, ada pelatihan logika dan numerasi yang fundamental, seperti memahami konsep sudut, posisi, hingga keterampilan berhitung dasar yang esensial dalam kehidupan.

    Baca juga : Ironi 3 Tahun UU TPKS, Korban Anak di Lampung Belum Pernah Dapat Ganti Rugi

    “Padahal dari situ, anak tidak hanya tahu jam berapa, tapi juga bisa memahami sudut-sudut pergerakan jarum jam. Itu juga numerasi,” tambahnya.

    Menurut Mu’ti, rendahnya skor PISA Indonesia tidak bisa dilepaskan dari kebiasaan-kebiasaan yang menggerus kemampuan berhitung dasar.

    Salah satu yang paling kentara adalah ketergantungan anak pada kalkulator, bahkan untuk operasi hitung yang sangat sederhana.

    “Jangan sampai ketika ada pertanyaan 4×4 sama dengan 16, harus pakai kalkulator.

    “Kebiasaan-kebiasaan numerasi sederhana ini harus dibangun kembali,” katanya tegas.

    Lebih lanjut, ia menyoroti citra matematika yang selama ini dianggap sebagai pelajaran sulit dan menakutkan.

    Stigma ini, menurutnya, harus segera diubah agar numerasi menjadi bagian yang menyenangkan dari proses belajar.

    “Dulu matematika sering disebut mati-matian, gurunya juga mengajarkan dengan cara yang bikin mumet. Akhirnya jadi momok. Kita harus ubah itu,” jelasnya.

    “Matematika harus diajarkan dengan cara yang menyenangkan, joyfull, bahkan lewat cerita dan narasi,” tambahnya lagi.

    Baca juga : Ayah dan Anak Pemalak Pedagang di Pasar Gudang Lelang Bandarlampung Ditangkap

    Mu’ti juga memberikan contoh nyata bagaimana numerasi sangat dekat dengan kehidupan, namun seringkali dilupakan.

    “Kebiasaan sederhana seperti membaca peta, menghitung estimasi waktu perjalanan, sampai memahami arah kiblat, semuanya bagian dari numerasi yang dekat dengan kehidupan kita,” ujarnya.

    Dengan membiasakan anak-anak dengan numerasi praktis, Mu’ti berharap tidak hanya membangkitkan kecintaan mereka pada matematika, tetapi juga secara bertahap meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di panggung global.

    Baca juga : Pesisir Barat Genjot Literasi Anak Lewat Distribusi Buku KREASI

    Tags: Abdul Mu'tianak IndonesiaGerakan Numerasi Nasionaljam analogkemampuan berhitungKemendikbudristekkurikulum pendidikanlogika dasarmatematikaMendikdasmennumerasiPendidikanPISAskor PISA Indonesia
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Capaian Gemilang dan Keberlanjutan Strategis PTPN Holding

    Next Post

    Konflik Agraria Anak Tuha: PT BSA Mangkir dari Mediasi, LBH Desak Negara Bertindak Tegas

    Related Posts

    Bandar Lampung 2036: Menanam Ruko, Memanen Hulu, Karya: Mahendra Utama
    Gaya Hidup

    Bandar Lampung 2036: Menanam Ruko, Memanen Hulu, Karya: Mahendra Utama

    11/03/2026
    Lebih Efisien ke Kuala Lumpur atau Jakarta? Ini Analisis Rute Umroh dan Perjalanan dari Lampung
    Gaya Hidup

    Lebih Efisien ke Kuala Lumpur atau Jakarta? Ini Analisis Rute Umroh dan Perjalanan dari Lampung

    22/02/2026
    Satu Tahun Khidmat: Embun bagi Bumi Ruwa Jurai
    Gaya Hidup

    Satu Tahun Khidmat: Embun bagi Bumi Ruwa Jurai

    20/02/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved