Lappung – Mirza bangga program MBG Prabowo-Gibran hadirkan manfaat multidimensi di Metro.
Gubernur Lampung terpilih, Rahmat Mirzani Djausal, meninjau langsung pelaksanaan Program Unggulan Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG), di Kota Metro.
Baca juga : Makan Bergizi Gratis Dimulai, Lampung Siapkan 1000 Dapur Desa
Dalam kunjungan tersebut, Mirza menyambangi sejumlah sekolah.
Di antaranya TK Negeri Pembina Metro Pusat, SDN 7 Metro Pusat, dan SMKN 2 Metro, untuk melihat langsung implementasi program yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Program MBG di Kota Metro berjalan sangat baik.
“Kualitas makanannya sesuai dengan harapan Presiden Prabowo, yaitu makanan penuh gizi untuk mendukung generasi emas bangsa ini,” ujar Mirza, Senin, 13 Januari 2025.
Di sekolah-sekolah yang dikunjungi, Mirza melihat antusiasme siswa yang menyantap makanan bergizi dengan lahap.
Anak-anak mengaku menyukai makanan yang disediakan, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka.
Baca juga : Lampung Tutup Tahun dengan Inflasi 1,57 Persen, Komoditas Makanan Mendominasi
Tidak hanya itu, Mirza juga meninjau Dapur MBG (Sentra Produksi dan Persiapan Gizi), tempat makanan bergizi untuk 3.000 siswa diproduksi.
Dapur ini mempekerjakan lebih dari 50 tenaga kerja lokal, termasuk 2 orang dari komunitas disabilitas, sebagai wujud nyata komitmen program terhadap inklusivitas.
“Dapur MBG bukan hanya soal makanan, tapi juga memberikan lapangan kerja baru, termasuk untuk teman-teman disabilitas.
“Ini adalah dampak positif yang luar biasa, terutama di tengah tantangan ketenagakerjaan yang kita hadapi,” tambah Mirza.
Kolaborasi dan Circular Economy
Semangat kolaborasi yang diusung Program MBG juga tampak nyata di Kota Metro.
Masyarakat dari berbagai elemen, mulai dari petani yang tergabung dalam Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), TNI, Polri, UMKM, hingga komunitas disabilitas, bahu-membahu mendukung program ini.
Selain itu, inovasi pengelolaan limbah melalui Bank Sampah juga menjadi salah satu keunggulan program.
Sisa makanan (food waste) diolah menjadi maggot yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk dan pakan ternak.
Baca juga : 1200 Ibu Hamil di Lampung Nikmati Makanan Bergizi Gratis
“Inisiatif ini adalah contoh nyata circular economy, yang tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi tambahan,” jelas Mirza.
Manfaat Multidimensi
Mirza menegaskan bahwa pelaksanaan awal Program MBG di Metro telah memberikan dampak multidimensi, antara lain:
- Pemenuhan Gizi Anak: Makanan sehat di sekolah membantu tumbuh kembang anak dan meringankan beban orang tua.
- Lapangan Kerja: Program ini membuka peluang kerja baru, termasuk untuk kaum disabilitas.
- Dampak Ekonomi: UMKM dan masyarakat lokal terlibat dalam memasok bahan baku, meningkatkan pendapatan mereka.
- Kolaborasi Sosial: Keterlibatan berbagai elemen masyarakat memperkuat solidaritas lokal.
- Pengelolaan Lingkungan: Pemanfaatan food waste menjadi maggot menciptakan ekosistem berkelanjutan.
“Program ini menunjukkan bahwa kerja bersama dapat menghasilkan dampak besar bagi masyarakat.
“Saya yakin, jika semua kabupaten dan kota di Lampung melaksanakan Program MBG seperti di Metro, kita akan semakin dekat dengan cita-cita Indonesia Emas 2045,” tutup Mirza.
Mirza Bangga Program MBG Prabowo-Gibran Hadirkan Manfaat Multidimensi di Metro
Program MBG di Metro menjadi bukti bahwa pendekatan multidimensi, dari gizi hingga keberlanjutan, adalah kunci untuk mewujudkan Lampung yang lebih maju.
Program ini diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di seluruh Indonesia.
Baca juga : 3 Juta Anak Lampung Segera Nikmati Makan Bergizi Gratis





Lappung Media Network