Lantaran Arman lebih dulu tersengat listrik dan jatuh diatas tenda, rekan kerja Arman bernama Febri turut tersambar aliran listrik.
“Febri yang berada diatas tenda, juga tersengat aliran listrik dan terpental jatuh kebawah, karena mengingat rangka tenda tersebut terbuat dari besi sehingga sangat mudah menghantarkan arus listrik,” ucap Kompol Hapran menambahkan.
Atas kejadian ini pihak keluarga yang menyelenggarakan resepsi langsung mengatar korban ke RS Mitra Husada Pringsewu untuk mendapatkan tindakan medis.
“Kami segera mengantar Arman dan Febri ke RS Mitra Husada Pringsewu untuk mendapat tindakan medis,” ucap Hendra pihak yang menyelenggarakan resepsi.
Hendra mengatakan, saat tersengat aliran listrik, korban Arman sempat tidak sadarkan diri saat dibawa ke RS Mitra Husada Pringsewu.
Baca Juga : Warga Asal Kedaton Bandar Lampung Ditangkap Polsek Gedongtataan
Kapolsek Gedong Tataan menegaskan bahwa 2 pekerja tersengat listrik di Desa Negeri Katon bisa diselamatkan jiwanya setelah mendapat pertolongan medis.
“Alhamdulillah 2 pekerja tersengat listrik di Desa Negeri Katon bisa diselamatkan jiwanya, saat ini korban Arman sedang dilakukan penanganan intensif karena mengalami luka bakar 16% dibagian tangan, dahi dan leher,” ucap Hapran.
Dia juga menjelaskan, kalau korban Febri hanya mengalami luka ringan saja.
Baca Juga : 12 Anggota Sindikat Hacking Nasabah Bank BRI Ditangkap
Berkat gerak cepat dari masyarakat dan Polsek Gedong Tataan, korban berhasil dievakuasi ke RS dalam keadaan selamat.
“Kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas seperti halnya memasang tenda hajatan jika dekat dengan kabel listrik, hal tersebut penting agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” pungkas dia.





Lappung Media Network