Lappung – Para pedagang hingga pelaku UMKM diminta jual online.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung memberikan dorongan kepada para pedagang di Pasar Bambu Kuning dan Simpur Center.
Baca juga : Arinal Djunaidi Groundbreaking Pasar UMKM Wayhalim
Dorongan ini untuk menyesuaikan diri dengan tren penjualan online yang semakin mendominasi pasar.
Kadisdag Pemkot Bandarlampung Wilson Faisol menggarisbawahi pentingnya adaptasi terhadap perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih memilih berbelanja secara online.
“Saat ini, masyarakat cenderung lebih suka berbelanja online, dan kita perlu mengikuti perkembangan zaman ini,” ujar Wilson, Senin, 13 November 2023.
Menyadari perubahan perilaku konsumen yang kini lebih memilih kemudahan berbelanja melalui smartphone.
Wilson pun mendorong pedagang di Pasar Bambu Kuning hingga Simpur Center untuk memanfaatkan teknologi modern.
“Kami mengimbau pedagang untuk beradaptasi dengan teknologi yang ada, karena sekarang semua serba online.
“Masyarakat lebih banyak berbelanja online dari pada offline,” tambahnya.
Baca juga : Arinal Djunaidi: UMKM Lampung Perlu Dukungan Perbankan
Wilson menegaskan bahwa mengeluh terhadap sepi pembeli tidak akan memberikan solusi bagi pedagang.
Sebaliknya, Pemkot akan memberikan bimbingan teknologi kepada mereka agar dapat memanfaatkan marketplace yang sudah banyak tersedia.
“Dengan memberikan arahan ini, kami berharap para pedagang dapat meningkatkan daya saing mereka.
“Dan tetap relevan dalam menghadapi perubahan tren belanja masyarakat,” ungkap Wilson.
Diharapkan, langkah ini akan membantu para pedagang di Pasar Bambu Kuning dan Simpur Center untuk tetap bersaing.
Hingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beralih ke dunia belanja online.
Pedagang Hingga UMKM Bandarlampung Diminta Jual Online
Dorongan untuk beralih ke penjualan online tidak hanya ditujukan kepada pedagang di Pasar Bambu Kuning dan Simpur Center.
Baca juga : Buka Keran Ekspor UMKM. 3 Provinsi di Sumatera Jalin Kerjasama dengan Lampung
Tetapi juga kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, telah mengungkapkan harapannya agar UMKM dapat memaksimalkan potensi penjualan online.
“Pedagang UMKM, saya harap bisa adaptasi melalui online untuk promosinya,” ujar Eva Dwiana, belum lama ini.
Menurutnya, dengan memaksimalkan penjualan online, UMKM dapat meningkatkan produksinya.
Mengingat banyak masyarakat yang kini berbelanja hanya menggunakan gadget.
Eva Dwiana menekankan pentingnya optimalisasi promosi online oleh UMKM.
“Di online ini, UMKM harus bisa optimal dalam melakukan promosi, karena saya lihat banyak pembeli yang antusias,” tambahnya.
Dalam upaya mendukung UMKM, Pemkot Bandarlampung telah melakukan berbagai langkah, termasuk menyediakan lokasi khusus di Terminal Sukaraja dan Masjid Al-Furqon.
“Saya harap juga Dinas UMKM dan Koperasi serta Perindustrian bisa menata khusus untuk UMKM di kota ini,” sambung Eva Dwiana.
Baca juga : Tol Trans Sumatera Hidupkan UMKM Lampung-Sumsel
