Lappung – Jalan Tol Trans Sumatera hidupkan geliat UMKM Lampung-Sumsel.
PT Hutama Karya (Persero) telah membangun sepanjang 410 km jalan tol yang ada di Provinsi Lampung hingga Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Baca juga : 5 BUMN Dialokasikan Rp42 Triliun
Yang saat ini telah beroperasi di antaranya yakni Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) sepanjang 189 km.
Lalu, Tol Palembang-Indralaya sepanjang 21 km dan ruas yang baru saja dioperasikan tanpa tarif yaitu Tol Indralaya-Prabumulih sepanjang 64,5 km.
Serta Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang saat ini telah dikelola oleh PT Bakauheni Terbanggi Besar.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo, menjelaskan langsung soal ini, Selasa, 19 September 2023.
Ia mengatakan, Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tidak akan mematikan aktivitas perekonomian yang ada di wilayah sekitar tol.
Namun, menciptakan pusat perekonomian baru yang lebih besar bagi masyarakat Provinsi Lampung dan Sumsel, salah satunya lewat proporsi prioritas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di rest area yang dioperasikan.
Tjahjo menjelaskan, ketersediaan okupansi untuk UMKM di rest area yang dikelola Hutama Karya sudah sesuai bahkan melebihi target pemerintah.
Di mana menurut PP Nomor 17 Tahun 2023, pengalokasian lahan untuk UMKM paling sedikit 30 persen dari total luas lahan area komersial.
Baca juga : 6 Titik Jalan Tol Trans Sumatera Rawan Karhutla
“Hutama Karya saat ini memprioritaskan sekitar 70 persen di seluruh rest area yang dioperasikan dengan tawaran harga sewa yang jauh lebih murah dari harga komersil,” jelas Tjahjo.
Saat ini, lanjutnya, sudah lebih dari 300 tenant UMKM dengan jenis kuliner, kios top-up, pakaian hingga penjual oleh-oleh telah mengisi 9 rest area di Tol Terpeka.
Hal itu, akan terus bertambah mengingat telah bertambah pula rest area yang beroperasi yaitu Rest Area KM 56 Jalur A dan B di Tol Indralaya-Prabumulih.
“Melihat banyaknya UMKM lokal yang telah mengisi tenant rest area, Hutama Karya dapat pastikan bahwa dengan adanya tol ini tidak mematikan usaha yang ada di wilayah lintas.
“Tapi justru memindahkan pelaku usaha tersebut ke rest area sejalan dengan trafik lalu lintas di tol yang dikelola yang semakin membaik dari tahun ke tahun,” imbuh Tjahjo.
Tjahjo juga menjelaskan bahwa untuk meningkatkan kapasitas UMKM yang ada di rest area, Hutama Karya mengadakan pelatihan gratis terkait Go Digital dan Literasi Keuangan.
Pelatihan itu diikuti sebanyak 55 UMKM yang berada di Rest Area KM 215 Jalur B, Tol Terpeka.
“Pelatihan ini kami berikan secara cuma-cuma agar UMKM semakin berkembang dan setelah pelatihan berakhir dapat diimplementasikan ke bisnisnya saat ini.
“Tol Terpeka memiliki peran yang cukup penting dalam perkembangan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah Sumatera Selatan,” jelas Tjahjo.
Tol Trans Sumatera Hidupkan UMKM Lampung-Sumsel
