Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » APH » Pelapor Dugaan Korupsi Diminta Low Profile

    Pelapor Dugaan Korupsi Diminta Low Profile

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    09/09/2023
    in APH
    Pelapor Dugaan Korupsi Diminta Low Profile

    Petugas KPK. Foto : Arsip Antara

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Pelapor dugaan korupsi diminta KPK untuk low profile demi keberhasilan penanganan suatu pelaporan. 

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadapi tantangan serius dalam menangani kasus-kasus korupsi setelah beberapa data pendukung dan barang bukti hilang. 

    Baca juga : Korupsi Anggaran Pekon Pagar Dalam, Amri Jaya Dijatuhi Vonis 3 Tahun Penjara

    KPK menyatakan bahwa dugaan korupsi yang diadukan terganggu karena pihak pelapor diduga membocorkan informasi ke publik sebelum penyelidikan selesai.

    Direktur Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat (PLPM), Tomi Murtomo, dalam pernyataannya menggarisbawahi pentingnya menjaga kerahasiaan informasi dalam kasus-kasus korupsi. 

    “Kami memahami keinginan masyarakat yang prihatin dengan praktik-praktik korupsi,” ujar dia, di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu, 9 September 2023.

    “Namun, kami juga ingin menegaskan pentingnya para pelapor untuk tidak membocorkan informasi kepada publik selama proses penyelidikan berlangsung,” tambahnya. 

    Tomi menjelaskan, bahwa informasi yang dibocorkan sebelum kasus korupsi selesai diproses oleh KPK dapat berdampak serius pada integritas proses hukum. 

    “Kami telah mengalami beberapa kasus di mana data pendukung dan barang bukti hilang akibat informasi yang dibocorkan kepada publik. Hal ini menghambat upaya kami dalam memberantas korupsi,” tambahnya.

    Adapun data pendukung itu antara lain, bukti transfer, cek, bukti penyetoran, rekening koran, dokumen atau rekaman permintaan dana.

    Baca juga : Garap Dugaan Korupsi Inspektorat Lampura, 4 Teknisi Universitas Bandar Lampung Diperiksa

    Kontrak, foto dokumentasi, surat, disposisi pemerintah, identitas sumber, dan lain sebagainya.

    “Kejadian ini sering kami (KPK) alami. Itu pernah dan itu enggak cuma sekali,” ujar Tomi.

    KPK, sambungnya, juga menyatakan komitmennya untuk menjaga kerahasiaan identitas pelapor.

    “Kami akan melindungi identitas para pelapor sebaik mungkin. Pelapor yang merasa khawatir akan balasan dari pihak terkait korupsi dapat mengandalkan KPK dalam menjaga kerahasiaan mereka,” ujar Tomi.

    Namun begitu, pihaknya selalu mengimbau para pelapor agar tidak mengungkapkan informasi materi atau objek dugaan korupsi yang diadukan ke KPK kepada publik. 

    Sebab, tindakan itu bukan saja bisa membuat barang bukti atau data pendukung hilang, keamanan pelapor juga bisa terancam. 

    Baca juga : Kok Bisa! Warga Negara Malaysia Jadi DPO Kasus Korupsi di Pesawaran

    “KPK tidak bisa menjamin keamanan pelapor ketika ia sendiri justru membocorkan materi dugaan korupsi yang dilaporkan kepada publik,” ungkapnya. 

    Pelapor dugaan korupsi diminta KPK untuk low profile demi keberhasilan penanganan 

    Dalam hal ini, lanjut Tomi, mengacu pada Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019. KPK memiliki kewenangan untuk melindungi pelapor dan saksi. 

    “Jadi ketika kita sudah merahasiakan, pelapor merahasiakan, entah somehow bagaimana dia diintimidasi oleh terlapor, pelapor bisa mengajukan perlindungan kepada kami,” kata Tomi. 

    “Nah itu nanti kita menyampaikan informasi ke biro hukum, biro hukum nanti yang akan memproses,” kata dia lagi. 

    Selain itu, Tomi mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada KPK dalam upaya memberantas korupsi. 

    “Kami membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk melaporkan dugaan korupsi. 

    “Namun, KPK juga berharap masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga kerahasiaan informasi agar kasus-kasus ini dapat ditangani dengan efektif,” tandasnya. 

    Pesan dari KPK ini menjadi pengingat penting bahwa kerahasiaan dan ketelitian dalam melaporkan kasus korupsi adalah kunci keberhasilan.

    Tak lain untuk memerangi praktik-praktik korupsi yang merugikan negara dan masyarakat.

    Baca juga : Dugaan Korupsi Setwan DPRD Lampung Utara Disoal Massa Aksi

    Tags: Aduan Korupsi KPKData Korupsi BocorDirektur PLPM KPKKasus Korupsi di LampungKomisi Pemberantasan KorupsiKPKPelapor Dugaan KorupsiPelapor KorupsiTomi Murtomo
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Cegah Ribut, Pendaftaran Capres Dipercepat

    Next Post

    Petani Dimiskinkan. M Atras Mafazi: Jangan Diam

    Related Posts

    Bantah Korupsi, Kuasa Hukum PT LEB Sebut Dakwaan Salah Alamat
    APH

    Bantah Korupsi, Kuasa Hukum PT LEB Sebut Dakwaan Salah Alamat

    05/02/2026
    Eks Karyawan Meninggal Belum Digaji, LBH Bandarlampung Tagih Tanggung Jawab Gubernur soal BUMD
    APH

    Eks Karyawan Meninggal Belum Digaji, LBH Bandarlampung Tagih Tanggung Jawab Gubernur soal BUMD

    26/01/2026
    Pusaran Kuasa dan Tanah di Waykanan: Membaca Kasus Raden Adipati Surya Melalui Lensa Patronase
    APH

    Pusaran Kuasa dan Tanah di Waykanan: Membaca Kasus Raden Adipati Surya Melalui Lensa Patronase

    22/01/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved