Lappung – Pertama di Sumatera Utara panen edamame tembus pendapatan Rp300 Juta per hektare.
PT Mitratani Dua Tujuh berhasil melaksanakan panen perdana edamame di Kebun Sei Semayang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat, 25 Oktober 2024.
Baca juga : Kemenperin Bimbing PT Mitratani Dua Tujuh Tembus Pasar Global
Panen ini merupakan bagian dari pilot project pengembangan bisnis frozen vegetables yang bekerja sama dengan PTPN I Regional 1.
Kesuksesan panen ini tak hanya memperkuat posisi Mitratani Dua Tujuh dalam pasar ekspor, tetapi juga membuka prospek besar bagi potensi pertanian edamame di Sumatera Utara.
Acara panen perdana turut dihadiri sejumlah tokoh penting dan tamu undangan.
Di antaranya, Plh Kadiv Sekper PTPN I, Ibnu Maulana I Arief, Didiek Prasetyo selaku Region Head PTPN I Regional 1.
Lalu, Direktur PT Mitratani Dua Tujuh Tumbas Ginting, Komisaris PT Mitratani Dua Tujuh Mahendra Utama, Kabinda Sumatera Utara Brigjend Gema Repelita
Dan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Deli Serdang Tengku Muhammad Zaki Aufa.
Baca juga : PT Mitratani Dua Tujuh Teken MoU Senilai $8 Juta dengan Buyer Jepang di TEI 2024
Juga hadir beberapa perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang serta Asops Kasdam I/BB.
Kegiatan dimulai dengan kunjungan para undangan ke lahan edamame untuk melihat langsung fase pemeliharaan tanaman.
Setelah itu, para tamu mengikuti seremonial panen bersama, yang diakhiri dengan diskusi dan sambutan dari sejumlah pejabat di bawah tenda acara.
Direktur PT Mitratani Dua Tujuh, Tumbas Ginting, menyatakan bahwa panen perdana ini menjadi momen penting bagi perusahaan.
“Panen perdana edamame ini adalah batu loncatan berharga bagi PT Mitratani Dua Tujuh.
“Dengan hasil yang memuaskan, kami siap mengembangkan bisnis ini lebih luas lagi.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari para stakeholder yang telah membantu kelancaran pilot project ini,” ujarnya.
Ginting menambahkan, hasil panen edamame yang dibudidayakan selama 3 bulan ini mencapai produktivitas 11 ton per hektare, dengan potensi pendapatan sekitar Rp300 juta per hektare.
Baca juga : Mitratani Dua Tujuh Raih Dukungan Komisaris PTPN I untuk Ekspansi
Hasil ini menunjukkan bahwa edamame memiliki potensi besar untuk menjadi produk pertanian unggulan di Sumatera Utara, berkat kondisi iklim yang mendukung.
“Edamame yang kami budidayakan ini telah siap diekspor, memperluas peluang Sumatera Utara di pasar internasional,” tambahnya.
Pertama di Sumatera Utara Panen Edamame Tembus Pendapatan Rp300 Juta per Hektare
Region Head PTPN I Regional 1, Didiek Prasetyo, turut mengapresiasi keberhasilan panen ini.
Menurutnya, jika edamame terus dikembangkan dan didukung dengan fasilitas pabrik pengolahan di Deli Serdang, harga produk akan lebih kompetitif.
“Kedekatan dengan pelabuhan Belawan memberikan keuntungan besar dalam hal logistik untuk ekspor.
“Ini jauh lebih efisien daripada jarak dari Jember ke Surabaya yang kami jalani selama ini,” ungkap Didiek.

Pihak PTPN I juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang terjalin dalam proyek edamame ini.
Ibnu Maulana I Arief, Plh Kadiv Sekper PTPN I, menyatakan bahwa sinergi antara unit usaha dan anak perusahaan ini diharapkan dapat terus berlanjut dari hulu hingga hilir, hingga terbangunnya pabrik pengolahan.
“Kami berharap bahwa kerja sama ini akan menguatkan sektor pertanian edamame di Sumatera Utara.
“Serta mendukung kebutuhan ekspor dengan produk yang berkualitas,” katanya.
Kesuksesan panen perdana edamame ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas cakupan produksi sayuran beku Mitratani Dua Tujuh di pasar domestik dan internasional.
Edamame, sebagai komoditas yang terus mengalami peningkatan permintaan global, diyakini dapat menjadi unggulan baru dalam industri pertanian Sumatera Utara.
Dengan dukungan penuh berbagai pihak dan prospek pendapatan yang menjanjikan, Mitratani Dua Tujuh optimis akan membangun rantai pasokan edamame yang kokoh di Sumatera Utara.
Hingga nantinya membuka peluang baru bagi para petani lokal untuk ikut serta dalam rantai produksi yang menjanjikan ini.
Baca juga : Mitratani Dua Tujuh Luncurkan Hygreen, Inovasi Baru Sayuran Beku untuk Indonesia





Lappung Media Network