Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe terkini, yang berjudul: PSEL Lampung Raya: Solusi Sampah dan Penguatan Energi Listrik untuk 15.000 Rumah Tangga.
PSEL Lampung Raya: Solusi Sampah dan Penguatan Energi Listrik untuk 15.000 Rumah Tangga
Oleh: Mahendra Utama*
Mengubah Sampah menjadi Berkah Listrik
PSEL Lampung Raya dirancang mengolah 1.168 ton sampah per hari dari Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Lampung Timur.
Dengan teknologi waste-to-energy, fasilitas ini diperkirakan menghasilkan listrik 20-25 megawatt cukup untuk memenuhi kebutuhan 15.000 rumah tangga daya 1.300 VA.
Ini sejalan dengan Perpres No. 109/2025 tentang pengolahan sampah menjadi energi terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.
Pendekatan Ekonomi Sirkular sebagai Kerangka Teori
Konsep ekonomi sirkular yang digagas Ellen MacArthur Foundation menekankan pengolahan limbah menjadi sumber daya bernilai.
PSEL Lampung mewujudkan itu: sampah yang selama ini menjadi masalah di TPA overkapasitas justru menjadi bahan baku pembangkit listrik.
Presiden Prabowo sendiri menegaskan transformasi menuju ekonomi sirkular melalui PLTSa sebagai langkah strategis.
Target Operasional dan Dampak Nyata
Dengan target groundbreaking Desember 2026 dan beroperasi penuh kuartal IV 2028, proyek ini akan menggerakkan perekonomian daerah. Pembangunan akses jalan 1,7 km dan pematangan lahan 20 hektare menjadi bukti kesiapan infrastruktur.
Ini bukan sekadar proyek energi, melainkan solusi integratif atas krisis sampah perkotaan yang dicanangkan Presiden Prabowo sebelum 2029. Lampung Raya bergerak menuju masa depan bersih dan berdaya. (*)
—————————————————————–
* Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.
