Lappung – Puisi untuk Dony Oskaria karya Mahendra Utama adalah sebuah karya penghormatan (tribut) yang menggambarkan perjalanan hidup dan karier Dony Oskaria secara kronologis dan penuh kekaguman.
Paragraf pertama dan kedua puisi ini menyoroti asal-usul Dony dari tanah Minang, yang digambarkan sebagai sumber dari keberaniannya.
Baca juga : Puisi Sumpah Setiaku Untuk Ibu Pertiwi, Karya Singo Geni
Perjalanan kariernya dilukiskan sebagai sebuah perjuangan inspiratif, dimulai dari posisi sederhana di sebuah call center hingga mencapai puncak kepemimpinan yang membawa dampak besar bagi bangsa di bidang investasi dan pariwisata.
Puisi ini menekankan semangat ketekunan dan kerja keras yang membawa Dony menyeberangi berbagai fase kehidupan, dari Padang ke Jakarta, demi meraih cita-cita yang lebih besar.
Lebih dari sekadar biografi, puisi ini mengangkat Dony Oskaria sebagai teladan kepemimpinan dan pengabdian.
Penulis menyoroti berbagai pencapaian penting dalam kariernya, seperti perannya di Garuda Indonesia, CT Corp, hingga posisinya saat ini di Danantara, yang digambarkan sebagai puncak dari perjuangannya.
Dony tidak hanya dilihat sebagai seorang pemimpin bisnis yang sukses, tetapi juga sebagai “nahkoda negeri” dan “penjaga kepercayaan” yang mendedikasikan visinya untuk kemajuan Indonesia.
Baca juga : Sang Pelurus Asam Pucuk, Puisi untuk Guru Besar PTPN
Puisi ditutup dengan ungkapan rasa hormat yang mendalam dan doa tulus dari penulis, menegaskan bahwa Dony Oskaria adalah sosok yang menginspirasi, yang langkahnya didasari oleh cinta tanah air dan dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
Puisi untuk Dony Oskaria
Karya: Mahendra Utama
Di Tanjung Alam engkau dilahirkan,
dari tanah Minang yang menanamkan keberanian,
jejak langkahmu menyeberangi Padang dan Jakarta,
membawa asa, menjemput cahaya bangsa.
Dari call center sederhana engkau mulai,
dengan suara melayani, dengan hati yang tulus,
hingga kini menjadi nahkoda negeri,
membawa investasi, pariwisata, dan harapan yang mulus.
Waktu menorehkan namamu di Garuda,
di langit Indonesia engkau belajar terbang,
di CT Corp engkau mengasah tajamnya asa,
hingga di Danantara kini engkau menancapkan bendera gemilang.
Dony, engkau bukan sekadar pemimpin,
engkau teladan ketekunan dan visi,
dari tanah leluhur yang menanamkan nilai,
engkau jadikan dunia usaha sebagai jalan pengabdian sejati.
Hari ini bangsa memandangmu,
sebagai penjaga kepercayaan,
menghubungkan modal, industri, dan rakyat,
demi Indonesia yang tegak bermartabat.
Maka izinkan aku menundukkan kepala,
dengan rasa hormat dan doa,
semoga langkahmu senantiasa dijaga,
oleh cinta tanah air dan ridha Yang Maha Kuasa.
Mahendra Utama
Komisaris Utama PT DMKB di Medan
Komisaris PT MDT di Jember
Baca juga : Jejakmu di Negeri Hukum
