Lappung – Puisi untuk Sahabat Sejati: Andre Abdullah, karya dari Mahendra Utama.
Puisi ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan kepada Andre Abdullah, seorang sahabat yang digambarkan sebagai pribadi tangguh, religius, dan penuh dedikasi lintas benua, dari Surabaya hingga Australia.
Baca juga : Sang Pelurus Asam Pucuk, Puisi untuk Guru Besar PTPN
Mahendra Utama mengangkat sisi spiritual, perjuangan sosial, politik, dan kontribusi nyata Andre bagi masyarakat, terutama dalam membangun jejaring dan pemberdayaan pemuda.
Pada bagian awal, Andre digambarkan sebagai tokoh yang menegakkan nama partai Gerindra di Perth, Australia.
Ia juga dikenang sebagai pelopor Kampung Inggris, simbol perjuangan pendidikan rakyat.
Baca juga : Seratus Hari Cahaya Nusantara
Di bagian tengah, puisinya menjelajah sisi religius Andre yang kerap beribadah hingga ke Tanah Suci.
Baris-baris selanjutnya mengisahkan kontribusi Andre dalam logistik, diplomasi sosial, dan pembangunan jaringan antara Indonesia dan Australia.
Puisi ini ditutup dengan pujian mendalam atas konsistensi Andre sebagai seorang sahabat dan pejuang zaman, yang tidak hanya bergerak dalam politik dan bisnis, tapi juga menghidupkan nilai-nilai pengabdian sebagai “sajadah panjang” simbol perjalanan spiritual yang berkelanjutan.
Sahabat Sejati: Andre Abdullah
“SAHABAT DUA BENUA”
Karya: Mahendra Utama
Di bawah langit Perth yang membiru,
Kau tegakkan nama Gerindra nan bersatu.
Dari Surabaya hingga Samudera Selatan,
Kau jembatani bangsa, sahabat sejati dan iman.
//
Arek Suroboyo kau bangkitkan,
Dengan Kampung Inggris kau gagaskan.
Di tepian Kalimas, semangatmu mengalir deras,
Menyinari mimpi anak negeri yang berpengaras!
//
Haji Andre Abdullah, panggilan muliamu,
Di tanah rantau, kau sebarkan ma’ruf-Mu.
Sujud panjangmu di Tanah Suci,
Menjadi kompas di setiap langkah sejati.
//
Dari gandum Australia ke rempah Nusantara,
Kau torehkan kerja nyata tanpa bicara.
Logistik kau rajut, peluang kau petakan,
Untuk kejayaan bangsa kau perjuangkan.
//
Silaturahmi bagai angin timur yang setia,
Merangkul kader dari Surabaya ke Australia.
Pemuda dan pemudi kau beri ruang,
Membawa perubahan di gelombang zaman.
//
Sahabatku Andre, cahaya dari Selatan,
Jiwa Jawa Timur-mu tak pernah pudar dimakan zaman.
Dalam bisnis, politik, dan safari-Mu menuntut ilmu,
Kau buktikan: pengabdian adalah sajadah panjang yang abadi!
— Mahendra Utama, Sahabat Sejati —
Baca juga : Selat Sunda: Perahu Kertas Negeri, Karya: Mahendra Utama





Lappung Media Network