Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Sai Bumi Ruwai Jurai Bangkit, Karya Mahendra Utama 

    Sai Bumi Ruwai Jurai Bangkit, Karya Mahendra Utama 

    by Irzon Dwi Darma
    06/02/2026
    in Gaya Hidup
    Sai Bumi Ruwai Jurai Bangkit, Karya Mahendra Utama 

    Menuju era emas Sai Bumi Ruwa Jurai bersama Mirza dan Jihan. Foto: Arsip DBS/Lappung/I

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Puisi ini merupakan sebuah ode pengharapan dan apresiasi terhadap sosok pemimpin (Gubernur Rahmat Mirzani Djausal atau Iyai Mirza) yang dianggap membawa angin segar bagi Provinsi Lampung.

    Pada bagian awal, penyair menggambarkan kerinduan masyarakat Lampung akan kebangkitan daerahnya yang selama ini seolah terpendam dalam sunyi.

    Kehadiran tokoh pemimpin ini digambarkan bukan sebagai penguasa yang otoriter, melainkan sebagai pelayan masyarakat yang rendah hati yang siap bekerja bersih-bersih dan turun langsung ke lapangan.

    Penyair menekankan bahwa kepemimpinan ini berbasis pada aksi nyata, bukan sekadar retorika atau janji kosong, dengan fokus pembenahan mulai dari birokrasi hingga menyentuh hati rakyat.

    Lebih jauh, puisi ini menyoroti kedekatan emosional dan fisik pemimpin dengan rakyat kecil.

    Hal ini tergambar jelas dari aktivitas blusukan ke ladang untuk mendengar keluhan petani lada, kunjungan ke rumah sakit, hingga memastikan bantuan sosial (Bansos) tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh kaum ibu.

    Semangat pembangunan yang diusung adalah konsep bottom up, yaitu membangun dari desa dan sawah menuju Lampung yang tegak berdiri.

    Puisi diakhiri dengan doa, dukungan moral, dan ajakan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat mulai dari Pahawang hingga Way Kambas, untuk bersama-sama mewujudkan visi Sai Bumi Ruwa Jurai menuju cita-cita besar Indonesia Emas.

     

    SAI BUMI RUWAI JURAI BANGKIT

     

    Karya: Mahendra Utama

     

    Di pagi yang diselimuti embun

    Harap lama terpendam dalam sunyi:

    Kapan tanah ini bangkit berdiri,

    Agar mimpi tak lagi merantau sendiri?

     

    Lalu datang sang angin segar

    Dari Kotabumi, darah dan tanahnya.

    Bukan kata kosong yang digerak,

    Tapi langkah nyata yang disemai.

     

    Ia bawa sapu, bukan tongkat komando,

    Untuk ASRI-kan kantor dan hati.

    Ia duduk di hamparan ladang,

    Dengarkan curhat petani tentang lada.

     

    Di gudang buku, di ranjang rumah sakit,

    Kaki langsung jejak rasa.

    Bansos tak lagi angka semu,

    Tapi senyum ibu di dapur lesu.

     

    “Hamba Allah,” katanya ringan,

    Menjadi kompas di lautan janji.

    Membangun dari desa, dari sawah,

    Untuk Lampung yang berdiri tegak.

     

    Terima kasih, sang penyalur harapan,

    Doa kami sertai setiap langkahmu.

    Jaga Sai Bumi ini dengan iman,

    Hingga cerah mentari Indonesia Emas.

     

    Tabik pun, Iyai Mirza!

    Teruslah maju, bersama kami bergotong royong.

    Dari Pahawang hingga Way Kambas,

    Kita wujudkan bangkitnya Ruwa Jurai.

     

    —

     

    Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan tinggal di Bandarlampung.

     

    Puisi ini didedikasikan jelang 1 tahun pengabdian untuk Lampung bagi Iyai Mirza dan Mbak Jihan.

    Tags: Berita Lampung TerkiniIndonesia EmasIyai MirzaJihan NurlelaKota BumiMbak JihanPembangunan LampungPuisi Mahendra UtamaPuisi PolitikRahmat Mirzani DjausalSai Bumi Ruwa Jurai BangkitSastra LampungWay Kambas
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Lampung di Tengah Bayang-bayang Bank Dunia: Gubernur Mirza dan Para Bupati Harus Lakukan Ini!

    Next Post

    Medsos Pemprov Lampung Bikin Warga Kecewa, Kapan Bisa Sehebat Jabar?

    Related Posts

    Gaya Hidup

    5 Panduan Memilih Asuransi Jiwa yang Tepat: Tips Perlindungan Optimal

    09/06/2026
    Gaya Hidup

    John Herdman Patahkan Kutukan 38 Tahun

    06/06/2026
    Gaya Hidup

    Mengenal Keris sebagai Warisan Budaya Nusantara: Nilai Sejarah, Seni dan Filosofi yang Sarat Makna

    30/05/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Mengurai Pola dan Model Bisnis Gudang SRG: Solusi Cerdas Petani Modern Tangkal Harga Anjlok

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menakar Ambisi Hilirisasi Energi di Kawasan Industri Katibung Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sore yang Berbeda di ‘Rumah Ketiga’ Warga Bandarlampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya BKN

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kota Metro Naik Kelas, Pusat Kuliner Baru Lampung?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengenal Kain Tapis Lampung: Warisan Budaya Nusantara yang Bernilai Seni Tinggi dan Mendunia

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version