Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Sore di Flip Flop Coffee Antasari: Ruang Publik Urban yang Ramai dan Nyaman

    Sore di Flip Flop Coffee Antasari: Ruang Publik Urban yang Ramai dan Nyaman

    Editor354 by Editor354
    18/06/2026
    in Gaya Hidup, Saburai
    Sore di Flip Flop Coffee Antasari

    Ilustrasi: OpiniMahe: Sore di Flip Flop Coffee Antasari: Ruang Publik Urban yang Ramai dan Nyaman.(Sumber Foto: Dok. Lappung.COM).

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Sore di Flip Flop Coffee Antasari: Ruang Publik Urban yang Ramai dan Nyaman.

     

    Sore di Flip Flop Coffee Antasari: Ruang Publik Urban yang Ramai dan Nyaman
    Oleh: Mahendra Utama*

     

    Sore yang Ramai di Jantung Antasari

    Rabu, 17 Juni 2026, pukul 17.14 WIB. Saya bersama lima rekan memasuki kawasan Jalan Pulau Sebuku, Tanjung Baru, Kecamatan Kedamaian yang akrab disebut kawasan Antasari. Sore itu, kawasan ini sedang padat merayap.

    Data Dinas Perhubungan Bandarlampung menyebutkan, kemacetan terparah di Jalan Antasari memang terjadi pada jam pulang kerja.

    Aktivitas warga yang kembali ke permukiman dari pusat kota menciptakan hiruk-pikuk khas urban.

    Di tengah kepadatan itu, Flip Flop Coffee berdiri sebagai oase: sebuah kafe dengan konsep taman yang nyaman untuk ngobrol santai.

    Nyaman di Antara Hiruk-Pikuk

    Memasuki kafe, suasana langsung berubah. Suasana ramai di luar seolah tertahan oleh dinding-dinding bergaya Bohemian yang penuh warna dan estetik.

    Kami memilih tempat di area taman. Menu sederhana pun dipesan: nasi goreng dan mie goreng, ditemani kopi hitam dan segelas teh hangat.

    Dalam teori ruang publik perkotaan, kafe berperan sebagai third place, ruang sosial informal di luar rumah dan kantor yang menjadi titik temu antara produktivitas dan relaksasi.

    Magrib di Musholla Kecil, Pulang dengan Cerita

    Saat azan magrib berkumandang, kami berpindah ke musholla kecil dalam kompleks Hotel Omah Akas Syariah yang bersebelahan dengan kafe.

    Kenyamanan beribadah di tengah suasana kota yang sibuk menjadi nilai tambah tersendiri. Usai salat, kami kembali ke meja. “Kafe ini memiliki interior unik dan instagramable,” demikian tulis Jurnal Aceh.

    Kami hanya membicarakan hal-hal ringan cukup untuk melepas penat. Jam menunjukkan 19.17 WIB. Kami pun pulang, meninggalkan Antasari yang masih ramai dengan lampu-lampu kota yang mulai menyala.

    Flip Flop, Bukti Kafe sebagai Ruang Publik Modern

    Pengalaman sore itu menegaskan apa yang dikaji para peneliti: kedai kopi adalah ruang publik modern. Di tengah kemacetan dan kepadatan Jalan Antasari yang nyaris terjadi di sepanjang jalannya, Flip Flop Coffee hadir sebagai tempat untuk “bernapas”.

    Dengan harga minuman mulai Rp20.000 dan buka hingga malam, kafe ini menjadi ruang inklusif bagi siapa saja yang mencari secangkir kopi dan ketenangan. (*)
    ——————————————————————-
    * Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.

    Via: M. Satria
    Tags: #MahendraUtama#PemerhatiPembangunanAntasariFlipFlopCoffeeKafeBandarLampungOpiniMaheRuangPublikThirdPlace
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Uji Coba Strategis PTPN I di Kebun Rejosari Natar

    Related Posts

    Uji Coba Strategis PTPN I di Kebun Rejosari
    Saburai

    Uji Coba Strategis PTPN I di Kebun Rejosari Natar

    17/06/2026
    Proyek Sorgum Skala Besar Kerap Mengalami Kegagalan
    Saburai

    Mengapa Proyek Sorgum Skala Besar Kerap Mengalami Kegagalan?

    17/06/2026
    Mengganti Gandum Impor Melalui Diversifikasi Pangan Nasional
    Saburai

    Mengganti Gandum Impor Melalui Diversifikasi Pangan Nasional

    17/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Proyek Sorgum Skala Besar Kerap Mengalami Kegagalan

      Mengapa Proyek Sorgum Skala Besar Kerap Mengalami Kegagalan?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Apa Perbedaan AMOLED dan IPS LCD: Mana yang Lebih Baik?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Apa Saja Perbedaan 4G dan 5G? Inilah Penjelasan Lengkapnya yang Wajib Anda Ketahui

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Uji Coba Strategis PTPN I di Kebun Rejosari Natar

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Lampung Bisa Contoh Sukses Jabar Ekspor Ayam Karkas Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Potensi Emas Hijau: Udang Galah Rawa Jitu dan Mesuji Timur Melambung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved