Mbah Jum memberi penjelasan sambil tersenyum: “Kulo niki sakjane mboten pinter mijet. Nek wonten sing seger waras mergo dipijet kaleh kulo, niku sanes kulo seng ndamel seger waras, niku kersane gusti Allah. Lha dadose mbayare mboten kaleh kulo, tapi kaleh gusti Allah.
(Saya itu sebenarnya nggak pinter mijit. Kalau ada yang sembuh karena saya pijit, itu bukan karena saya, tapi karena gusti Allah. Jadi bayarnya bukan sama saya, tapi sama gusti Allah)”.
Manusia yang datang dari peradaban kapitalis akan terkaget-kaget saat dihadapkan oleh peradaban sedekah tingkat tinggi model Simbah Jum ini. Mbah Jum tinggal bersama 5 cucunya.
Sebenarnya yang cucu kandung Mbah Jum hanya satu, yaitu yang paling besar usia 20 tahun (laki-laki), yang selalu mengantar dan menemani Mbah Jum berjualan tempe di pasar.
4 orang cucunya yang lain itu adalah anak-anak yatim piatu dari tetangganya yang dulu rumahnya kebakaran.
Masing-masing mereka berumur 12 tahun (laki-laki), 10 tahun (laki-laki), 8 tahun (laki-laki) dan 7 tahun (perempuan). Dikarenakan kondisinya yang tunanetra sejak lahir, membuat Mbah Jum tidak bisa membaca dan menulis, tapi SubhanAllah Mbah Jum mampu menghafal 30 Juz Al Quran
Cucunya yang paling besar ternyata guru mengaji untuk anak-anak di kampung mereka. Ke-4 orang cucu-cucu angkatnya ternyata semuanya sudah khatam Al-Quran, bahkan 2 diantaranya sudah ada yang hafal 6 juz dan 2 juz.
“Kulo niki tiang deso. Mboten saget ningali nopo-nopo ket bayi.
Alhamdulillah kersane gusti Allah kulo diparingi berkah, saget apal Quran. Gusti Allah niku bener2 adil kaleh kulo.”
(saya ini orang desa. Gak bisa melihat apapun dari bayi. Alhamdulillah kehendak gusti Allah, saya diberi keberkahan, bisa hafal Al Quran. Gusti Allah itu benar-benar adil sama saya).
Baca Juga : Maulana al-Habib Luthfi bin Yahya
Kisah ini bukan kisah seorang Ulama ataupun Waliyullah. Hanya kisah seorang perempuan desa yang buta yg mampu membuat iri hati seluruh penghuni Alam.
Kisah inspiratif ini dikutip dari akun Twitter @HafidzAlattas.
Check out Hafidz ALATTAS (@HafidzAlattas): https://twitter.com/HafidzAlattas?t=YQr_Fre3SMj1h1Xz4g_Deg&s=08
