Lappung – 2 korban kecelakaan kapal di Lampung Timur akhirnya dievakuasi polisi.
Sat Polairud Polres Lampung Timur mengevakuasi 2 korban kecelakaan kapal pada Senin, 10 Juli 2023.
Baca juga : Kapal Pengangkut 500 Ton Karet Tenggelam di Perairan Sebuku, 6 Orang Kru Selamat
Kasat Polairud Polres Lampung Timur AKP Yusmawardi mengatakan, pihaknya bersinergi bersama tim SAR Gabungan dan nelayan sekitar melakukan pencarian.
“Kami berhasil mengevakuasi korban dengan dibantu oleh tim SAR gabungan dan nelayan sekitar,” ujar Yusmawardi, Senin, 10 Juli 2023.
Ia menjelaskan, saat itu pencarian dilakukan pada pukul 14.00 WIB.
Pihaknya menemukan jasad korban WJ terdampar di Pasir Pantai Dusun Marga Agung.
“Kemudian kami lakukan pencarian kembali hingga pukul 16.30 WIB, dan menemukan korban NR dengan keadaan sudah meninggal dunia juga,” jelasnya.
Baca juga : Diterjang Ombak dan Hilang 6 Jam, 2 Pemancing Ditemukan Tewas di Perairan Pesawaran
Diketahui, kedua korban yakni WJ dan NR merupakan korban perahu payang yang terbalik dan ditemukan di 2 waktu yang berbeda.
2 korban kecelakaan kapal di Lampung Timur dievakuasi
Kedua korban itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan saat ini kedua jasad korban dibawa ke rumah duka berdasarkan permintaan keluarga korban.
Imbauan Polisi
Menyikapi kecelakaan ini, Kapolres Lampung Timur AKBP M Rizal Muchtar, turut memberikan imbauan kepada ke masyarakat dan nelayan yang hendak melaut.
Muchtar mengimbau agar nelayan selalu memperhatikan faktor keamanan dalam menjalankan aktivitas mereka di laut.
Baca juga : Diduga Pikun, Kakek Tewas Tersambar Kereta Api di Lampung Utara
“Kami sangat prihatin dengan kecelakaan ini dan kami berharap agar para nelayan selalu memprioritaskan keselamatan dalam segala situasi,” ujarnya.
“Pastikan kapal dalam kondisi baik dan dilengkapi dengan peralatan keselamatan hingga perlengkapan navigasi yang memadai,” tambah dia.
Dia juga menambahkan bahwa nelayan harus memperhatikan kondisi cuaca sebelum memutuskan untuk melaut.
“Jika cuaca buruk atau gelombang tinggi, sebaiknya tunda aktivitas. Selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa membahayakan keselamatan,” jelas dia.
Muchtar juga mengingatkan nelayan untuk selalu memberikan informasi kepada keluarga atau pihak yang berwenang mengenai rencana melaut.
Termasuk rute yang akan ditempuh dan perkiraan waktu kembali.
Hal ini akan memudahkan tim penyelamat dalam memberikan bantuan jika terjadi kecelakaan atau situasi darurat di laut.
Diharapkan imbauan dari pihak kepolisian ini dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan para nelayan di Lampung Timur.
Baca juga : Dilaporkan Hilang, Kendaraan Milik Warga Ditemukan di Lampung Tengah





Lappung Media Network