Lappung – Ditinggal salat maghrib, 2 pemuda Lampung Timur gasak motor dan HP.
Petugas kepolisian menangkap 2 warga yang diduga terlibat aksi kejahatan di wilayah hukum Polsek Sekampung Polres Lampung Timur.
Baca juga : Ditinggal Pemilik Ibadah, Rumah di Waway Karya Dibobol Maling
Kapolres Lampung Timur AKBP M Rizal Muchtar, didampingi Kasat Reskrim Iptu Johanes EP Sihombing dan Kapolsek Sekampung Iptu Rudi, membenarkan soal ini.
Rizal menyampaikan, bahwa inisial para tersangka adalah DA (27) dan AR (18) warga Kecamatan Sekampung Udik.
Berdasarkan data pihak kepolisian, para tersangka terlibat aksi kejahatan terhadap RS (48) warga Kecamatan Sekampung, pada 9 Maret 2023 lalu.
Peristiwa kejahatan pencurian sepeda motor dan handphone itu diduga terjadi saat suami korban sedang menjalankan ibadah salat maghrib, di Desa Hargomulyo.
Baca juga : Bubarkan Kegiatan Ibadah Gereja Kemah Daud, Ketua RT Ditahan Polda Lampung
Pelaku lanjutnya, diduga nekat mengawali aksinya dengan cara merusak kunci kontak sepeda motor, yang berada di halaman rumah, kemudian membawanya kabur.
Petugas gabungan Satuan Reskrim Polres Lampung Timur dan Polsek Sekampung, yang melakukan proses penyelidikan akhirnya berhasil mengidentifikasi.
“Para pelaku berhasil kami bekuk tanpa perlawanan,” tegas Rizal, Senin, 24 Juli 2023.
Ditinggal salat maghrib, 2 pemuda Lampung Timur gasak motor dan HP
Untuk melengkapi berkas penyelidikan dan penyidikan, petugas telah mengamankan sejumlah barang bukti.
Di antaranya kotak telepon genggam dan dokumen sepeda motor sebagai barang bukti.
Imbauan Polisi
Terkait kasus ini, Kapolsek Lampung Timur, M Rizal Muchtar turut memberikan imbauan kepada masyarakat.
Baca juga : Hilang Saat Cari Sinyal, Jemaah Haji Asal Lampung Utara Akhirnya Ditemukan
Ia meminta masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan barang berharga di tempat umum, bahkan dalam waktu singkat.
“Kami menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak lengah dalam menjaga barang berharga mereka,” ujarnya.
“Kejadian seperti ini dapat dihindari jika kita semua saling berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar,” tambah dia.
Pihaknya juga berjanji untuk meningkatkan patroli di wilayah-wilayah yang rawan kejahatan guna mencegah aksi serupa terjadi di masa mendatang.
Selain itu, ia juga mengingatkan para pemuda untuk menjalani kehidupan yang bermanfaat bagi diri mereka sendiri dan masyarakat.
Serta meninggalkan tindakan kriminal yang merugikan banyak pihak.
Baca juga : Libur Sekolah, 2 Pemuda di Lampung Barat Bobol Rumah Guru





Lappung Media Network