Lappung – Arinal wacanakan Pekan Raya Lampung bisa digelar 2 kali dalam setahun.
Pekan Raya Lampung (PRL) atau yang dikenal Lampung Fair diharapkan bisa dilaksanakan 2 kali dalam setahun.
Baca juga : Shinta Wijaya Kamdani Jadi Ketum Apindo Periode 2023-2028
Sebab, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dinilai berhasil mendorong promosi potensi daerah, menarik investasi, dan meningkatkan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Hal itu diutarakan langsung oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, dalam penandatangan MoU antara Pemprov dan Apindo Lampung, pada Selasa, 29 Agustus 2023.
Arinal menyebut, bahwa kedepan PRL bisa dilaksanakan 2 kali dalam setahun. Konsepnya, bisa dilaksanakan pemerintah, kerjasama pemerintah dan swasta.
Atau swasta murni seperti yang dilaksanakan Apindo Lampung selama ini.
“Saya mengapresiasi Apindo yang bisa melaksanakan PRL dengan murni swasta. Kedepan bisa kita laksanakan 2 kali dalam setahun.
“Tapi Apindo juga harus untung, dengan tetap mengedepankan fungsi promosi potensi daerah, fungsi pameran keberhasilan pembangunan hingga fungsi hiburan rakyat,” terang Arinal.
Baca juga : Resmi Diluncurkan Apindo, UMKM Merdeka Digadang Jadi Program Nasional
Dirinya pun mendorong Apindo Lampung untuk melibatkan pemerintah provinsi lainnya di Indonesia dalam PRL.
Sehingga, suasana PRL lebih meriah dan target promosi hingga target investasi bisa lebih luas.
“Gak ada salahnya, undang provinsi lain. Seperti Jawa Barat, Banten, Palembang dan lainnya. Sehingga PRL lebih luas jangkauannya,” tegas Arinal.
Selain itu, lanjutnya, Pemprov Lampung bersama pemerintah kabupaten/kota di Lampung juga akan bersama-sama mempromosikan potensi daerah masing-masing termasuk promosi wisata.
“Sinergi pemerintah dengan swasta harus terus dilakukan dalam pembangunan. Peran Apindo sangat besar dalam mendorong swasta agar terlibat dalam pembangunan.
Arinal wacanakan Pekan Raya Lampung 2 kali setahun





Lappung Media Network