Lappung – Mulai kembali waspada, Covid-19 wabah lagi di Indonesia.
Lonjakan kasus Covid-19 terjadi di berbagai negara Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Baca juga : Sering Dianggap Sehat. 4 Camilan Ini Ternyata Berdampak Buruk
Data terbaru dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat peningkatan lebih dari 40 persen dalam 1 minggu terakhir, dari periode 27 November hingga 3 Desember 2023.
Menurut data resmi, jumlah kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta naik 30 hingga 40 persen dibandingkan minggu sebelumnya.
Meskipun meningkat secara signifikan, lebih dari 90 persen kasus dilaporkan bergejala ringan.
Tak hanya Indonesia, Malaysia juga mengalami peningkatan kasus, mencapai 57,3 persen selama seminggu terakhir.
Meskipun ada 8 klaster aktif dengan total 121 kasus, Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan bahwa situasi dianggap terkendali.
Dengan 98 persen kasus melibatkan gejala ringan.
Sebelumnya, Singapura juga menghadapi lonjakan kasus, mencatat peningkatan 2 kali lipat menjadi 22.094 kasus dalam pekan 19–25 November.
Lonjakan ini dipicu oleh musim liburan dan penurunan imunitas masyarakat.
Lebih dari 70 persen kasus disebabkan oleh subvarian Omicron EG.5 dan KH.3.
Gejala umum pada subvarian Omicron EG.5 meliputi sakit tenggorokan, batuk, sesak, dan hidung berlendir.
Menariknya, gejala yang sebelumnya terkait dengan Covid-19, seperti kehilangan penciuman dan pengecapan, tidak terlalu umum pada subvarian terbaru.
Para ahli menekankan pentingnya memantau dan mengambil tindakan yang sesuai, meskipun mayoritas kasus melibatkan gejala ringan.
Varian Baru





Lappung Media Network