Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Ilmu Sains Dianggap Kaku, Anak Muda Pilih Menjauh dari MIPA

    Ilmu Sains Dianggap Kaku, Anak Muda Pilih Menjauh dari MIPA

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    20/02/2025
    in Gaya Hidup
    Ilmu Sains Dianggap Kaku, Anak Muda Pilih Menjauh dari MIPA

    Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Ilmu Sains dianggap kaku banyak anak muda pilih menjauh dari MIPA.

    Minat calon mahasiswa untuk memilih program studi di bidang sains dan teknologi, terutama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), semakin menurun dalam beberapa tahun terakhir.

    Baca juga : Aliansi Mahasiswa Lampung: Indonesia Cemas, Darurat Pendidikan!

    Banyak anak muda kini lebih tertarik pada jurusan yang dianggap lebih fleksibel dan aplikatif dibandingkan fisika, kimia, biologi, atau matematika yang dinilai kaku dan sulit.

    Fenomena ini diungkapkan oleh Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Yudi Darma.

    Menurutnya, penurunan peminat ini bahkan berimbas pada penutupan sejumlah program studi fisika di beberapa perguruan tinggi di Indonesia.

    “Sains dan teknologi itu mungkin kesannya kaku, sehingga anak-anak sekarang jadi kurang tertarik.

    “Beberapa dekan MIPA bahkan mengeluhkan bahwa peminat prodi fisika terus menurun,” ujar Yudi, dikutip pada Kamis, 20 Februari 2025.

    Baca juga : BPS: Suku Batak dan Minangkabau Ungguli Pendidikan Sarjana di Indonesia

    Menurut Yudi, minimnya minat terhadap bidang MIPA, terutama fisika, berisiko besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

    Tanpa regenerasi ilmuwan di bidang ini, Indonesia akan semakin tertinggal dan hanya menjadi konsumen teknologi dari negara lain.

    “Padahal, hampir semua teknologi modern berbasis fisika.

    “Jika anak-anak kita enggan mempelajarinya, kita hanya akan menjadi pengguna, bukan produsen teknologi,” lanjutnya.

    Ia juga mengingatkan bahwa rendahnya minat terhadap sains akan berdampak pada inovasi dan hilirisasi teknologi di dalam negeri.

    Indonesia bisa kehilangan potensi besar dalam mengembangkan teknologi sendiri jika tren ini terus berlanjut.

    Selain dianggap sulit dan kaku, rendahnya literasi sains di masyarakat juga menjadi faktor utama menurunnya minat generasi muda.

    Ilmu Sains Dianggap Kaku Anak Muda Pilih Menjauh dari MIPA

    Yudi menilai bahwa banyak masyarakat yang masih jauh dari pemahaman ilmu pengetahuan, yang akhirnya membuat mereka mudah percaya pada informasi keliru, seperti teori konspirasi dan hoaks.

    Baca juga : Pendidikan di Pesisir Barat: Mayoritas Lulusan SD, Hanya 0,006 Persen Bergelar Doktor

    “Banyak orang lebih percaya mitos ketimbang sains. Contohnya, masih ada yang meyakini teori bumi datar atau ikut-ikutan judi online tanpa memahami konsekuensinya secara rasional,” tambahnya.

    Fenomena ini menjadi bukti bahwa sains belum menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia.

    Akibatnya, ketertarikan terhadap ilmu pengetahuan pun kian menurun, termasuk di kalangan calon mahasiswa.

    Untuk mengatasi masalah ini, Kemendiktisaintek berencana melakukan pendekatan baru dalam pembelajaran sains, termasuk mengemasnya dengan lebih menarik melalui seni dan sejarah.

    “Kami sedang mencari cara agar sains lebih membumi. Mungkin bisa melalui pertunjukan seni atau pengenalan sejarah yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ungkap Yudi.

    Ia berharap, dengan pendekatan yang lebih interaktif dan menarik, generasi muda kembali melihat bahwa sains bukan hanya sekadar teori di dalam kelas, tetapi juga ilmu yang sangat relevan dalam kehidupan nyata.

    Baca juga : Inflasi Menggerus Kantong Warga Lampung, Pendidikan Jadi Beban Tambahan

    Tags: Fakultas MIPAIlmu AlamIlmu SainsJurusan MIPALampungMatematika dan Ilmu Pengetahuan AlamMIPATeknologi
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Perebutan Kursi Sekda Lampung, 9 Nama Melaju ke Tahap Selanjutnya

    Next Post

    Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela Resmi Pimpin Lampung Periode 2025-2030

    Related Posts

    Mengenal Keris sebagai Warisan Budaya Nusantara
    Gaya Hidup

    Mengenal Keris sebagai Warisan Budaya Nusantara: Nilai Sejarah, Seni dan Filosofi yang Sarat Makna

    30/05/2026
    5 Cara Menghilangkan Bau Mulut Permanen
    Gaya Hidup

    5 Cara Menghilangkan Bau Mulut Permanen: Solusi Tepat dan Tepercaya

    29/05/2026
    Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta
    Gaya Hidup

    Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta yang Wajib Anda Tahu!

    28/05/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Ulasan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

      Ulasan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini: Fondasi Membentuk Generasi Cerdas dan Mandiri

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta yang Wajib Anda Tahu!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Cara Menghilangkan Bau Mulut Permanen: Solusi Tepat dan Tepercaya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Jejak Hilirisasi di Tiga Desa: Mengawal Mesin Pengering, Menuai Kesejahteraan Petani Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengenal Keris sebagai Warisan Budaya Nusantara: Nilai Sejarah, Seni dan Filosofi yang Sarat Makna

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 10 Oleh-Oleh Khas Lampung yang Wajib Dibeli: Murah dan Tahan Lama!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved