Lappung – Jangan bolos 8 April ASN harus kembali bertugas penuh.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib kembali bertugas penuh pada hari pertama kerja usai libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, yang jatuh pada tanggal 8 April 2025.
Baca juga : Catat Tanggalnya, Pesta Lebaran 4 Hari di Pantai Marina Lampung, Tiket Mulai 10 Ribu
Peringatan ini disampaikan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan maksimal setelah libur panjang.
“Jangan sangka bahwa libur ini semua libur, enggak. Pemerintah itu punya sistem shift, jadi semuanya ada yang piket,” ujar Bima, Kamis, 3 April 2025.
Bima Arya menekankan bahwa kedisiplinan ASN menjadi perhatian utama pasca libur Lebaran.
Pada tanggal 8 April mendatang, seluruh ASN baik di tingkat daerah maupun pusat dijadwalkan untuk menggelar acara halalbihalal.
Kehadiran tepat waktu dalam acara tersebut menjadi kewajiban bagi seluruh pegawai.
“Hari pertama itu halalbihalal, jangan telatlah,” tegasnya.
Baca juga : Garuda, Citilink, AirAsia Tambah Penerbangan Jelang Lebaran di Lampung
Selain mengingatkan soal kedisiplinan waktu, Wamendagri juga kembali menegaskan larangan penggunaan mobil dinas untuk keperluan mudik Lebaran.
Menurutnya, penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi berpotensi menimbulkan risiko dan kerugian negara.
Selain itu, kendaraan dinas tetap diperlukan oleh para pegawai yang bertugas selama masa libur.
“Itu aturannya clear, kami memahami ada kepala daerah yang ingin mereward stafnya, tapi ya tidak seperti itulah mekanismenya.
“Banyak cara untuk memberikan perhatian, tetapi tidak dengan fasilitas dinas,” jelas Bima.
Baca juga : Rawan Penyelundupan Jelang Lebaran, Barantin Siaga di Bakauheni
Jangan Bolos 8 April ASN Harus Kembali Bertugas Penuh
Di sisi lain, Bima Arya turut mengapresiasi kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
Ia menilai bahwa implementasi kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memungkinkan pegawai untuk mudik secara bertahap telah memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi kepadatan lalu lintas.
Koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam melakukan rekayasa lalu lintas juga dinilai berhasil memperlancar arus mudik.
“Teman-teman kepala daerah juga kerjanya bagus ya koordinasinya. Jadi kita apresiasi,” tandasnya.
Baca juga : Unpad, UI, Unila: BNI Hadirkan ATM Uang Rp20 Ribu di Kampus-kampus Jelang Lebaran





Lappung Media Network