Lappung – Rawan penyelundupan jelang lebaran buat Barantin siaga di Bakauheni.
Badan Karantina Indonesia (Barantin) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyelundupan komoditas ilegal di Pelabuhan Bakauheni menjelang arus mudik Lebaran tahun 2025.
Baca juga : Polisi di Pesisir Barat Jadi Tersangka Penyelundupan Benih Lobster
Kepala Barantin, Sahat M Panggabean, bahkan turun langsung melakukan pemantauan operasi patuh dan pengawasan karantina di pelabuhan tersibuk yang menghubungkan Sumatera dan Jawa tersebut pada Rabu, 26 Maret kemarin.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan selama periode mudik.
Sahat mengungkapkan kekhawatirannya bahwa momen libur panjang ini dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan aktivitas ilegal.
“Pelabuhan Bakauheni ini salah satu perlintasan ilegal untuk hewan-hewan dan tumbuhan eksotik kita.
“Saya khawatir di momen seperti ini juga ada aktivitas ilegal tersebut, yang ingin kita antisipasi,” ujar Sahat, dikutip pada Jumat, 28 Maret 2025.
Baca juga : KKP Libatkan PPATK Buru Aset Penyelundup Lobster Lampung
Meskipun demikian, Sahat meyakinkan masyarakat yang akan melakukan mudik untuk tidak perlu khawatir terkait ketersediaan logistik.
Ia memastikan bahwa arus barang akan tetap berjalan lancar baik sebelum maupun selama masa mudik.
Data dari Barantin mencatat tingginya lalu lintas produk pangan yang melalui Pelabuhan Bakauheni sepanjang tahun 2024.
Beberapa di antaranya adalah telur konsumsi sebanyak 14.830 kali, sapi 8.361 kali, kambing dan domba 17.255 kali, udang 3.151 kali, serta ikan bandeng dan patin sebanyak 1.970 kali.
Dalam kunjungan kerjanya, Sahat didampingi oleh General Manager (GM) ASDP, Syamsudin, dan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.
Mereka meninjau kesiapan alat pemindai X-ray yang terpasang di tollgate pejalan kaki reguler.
Baca juga : KSKP Bakauheni Gagalkan Penyelundupan 358 Kulit Satwa Langka
Alat ini berfungsi untuk mendeteksi barang bawaan yang melintas di pelabuhan.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan dukungannya terhadap upaya karantina dalam menjaga kelancaran dan keamanan arus komoditas.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung arus mudik, termasuk 8 posko dengan layanan kesehatan gratis.
Rawan Penyelundupan Jelang Lebaran Barantin Siaga di Bakauheni
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung (Karantina Lampung), Donni Muksydayan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berhasil melakukan 62 kali penahanan upaya penyelundupan di Pelabuhan Bakauheni sepanjang tahun 2024.
Barang-barang yang berhasil digagalkan meliputi 19.343 ekor burung (21 kali tangkapan), 711 lembar kulit ular (3 kali), 709 lembar kulit biawak (3 kali), dan 29 Kg sirip hiu (1 kali).
Donni menegaskan bahwa selama libur Lebaran, petugas karantina akan tetap siaga melayani pemudik yang melalulintaskan hewan, ikan, tumbuhan, maupun produk turunannya.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus barang sekaligus menjamin kesehatan dan keamanan komoditas untuk dikonsumsi masyarakat.
Di lain hal, Sahat menambahkan bahwa perhatian terhadap risiko penyebaran hama dan penyakit, termasuk pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang saat ini mewabah, menjadi prioritas.
Ia mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak di Pelabuhan Bakauheni seperti ASDP, KSOP, Kepolisian, dan TNI yang selama ini terjalin baik dalam mendukung pengawasan dan pengendalian.
“Pelabuhan Bakauheni adalah jalur utama distribusi hasil pertanian seperti buah-buahan, sayuran, produk perkebunan, serta ternak dan hasil perikanan.
“Untuk itu, pengawasan karantina menjadi sangat penting guna mencegah penyebaran penyakit seperti PMK. Sinergi antara ASDP, KSOP, Kepolisian, TNI, dan Forkopimda menjadi kunci kelancaran pengawasan dan pengendalian,” pungkas Sahat.
Baca juga : TNI AL Gagalkan Penyelundupan 194 Ribu Benih Lobster di Lampung





Lappung Media Network