Lappung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) terus mendorong mahasiswanya untuk melampaui batas pencapaian akademik semata.
Baca juga : 3 Tim Unila Lolos ke LIDM Nasional, Siap Berlaga di Surabaya
Dosen FKIP Unila, Dr. Bayu Saputra, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya mahasiswa bertransformasi menjadi agen perubahan yang memberikan dampak konkret bagi masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan Dr. Bayu saat mengisi agenda Chemistry Training Together (CHITATO) & Kimart PKM yang digagas Forum Silaturahmi Mahasiswa Pendidikan Kimia (Fosmaki) Unila.
Kegiatan bertema “Menumbuhkan Generasi Visioner yang Mampu Menciptakan Ide, Mewujudkan Aksi dan Menebarkan Inspirasi” ini berlangsung di Aula J FKIP Unila, 1–8 November 2025.
Menurut Dr. Bayu, kampus sejatinya adalah inkubator bagi ide-ide besar.
Namun, ide tersebut tidak boleh berhenti hanya sebagai konsep atau trofi kemenangan di ajang kompetisi.
“Kampus sebagai ruang tumbuh ide-ide besar, tidak hanya meraih prestasi semata namun berkontribusi, menginspirasi, dan berdampak nyata kepada masyarakat.
“Mahasiswa harus mampu tumbuh dan berkembang menjadi agen perubahan,” tegasnya.
Untuk mewujudkan hal itu, ia mendorong mahasiswa FKIP aktif memanfaatkan berbagai program bergengsi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Baca juga : Pesan AHY di Depan Ribuan Mahasiswa Unila: SDM dan Infrastruktur Harga Mati
Beberapa program strategis yang disorot antara lain Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), serta Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM).
Dr Bayu menjabarkan, PKM dapat menjadi wadah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sementara itu, P2MW di tingkat nasional dan PMW di tingkat universitas didesain untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan.
“Mahasiswa FKIP kini tidak hanya disiapkan untuk mengajar, tetapi juga didorong menciptakan lapangan kerja melalui wirausaha,” tambahnya.
Selain itu, LIDM menjadi krusial bagi calon pendidik di era digital untuk menghasilkan solusi inovasi pembelajaran.
Melalui pembinaan intensif ini, Dr. Bayu optimis mahasiswa Unila mampu bersaing di kancah nasional hingga internasional, mengembangkan potensi diri secara holistik dan berkelanjutan.
Baca juga : Tak Cukup Blokir, AI Buatan Mahasiswa Unila Siap Bongkar Orang di Balik Layar Judi Online





Lappung Media Network