Lappung – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan pesan tegas di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Lampung (Unila).
Hal itu mengenai 2 pilar utama untuk membawa Indonesia menjadi negara maju, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemerataan infrastruktur.
Baca juga : Proyek Energi Hijau Lampung Siap Serap 1000 Tenaga Kerja
Dalam kuliah umum yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unila di Gedung Serba Guna, Selasa, 14 Oktober 2025, AHY menegaskan bahwa kedua sektor tersebut adalah harga mati yang harus dikawal bersama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Indonesia akan menjadi negara maju jika SDM-nya terus kita persiapkan.
“Jumlah penduduk kita besar dan produktif, tapi kualitasnya harus terus kita tingkatkan melalui pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan,” ujar AHY.
Menurut AHY, perguruan tinggi seperti Unila memegang peran fundamental dalam mencetak SDM unggul.
Ia berharap peningkatan kualitas pendidikan dan fasilitas di kampus terus menjadi prioritas agar mampu melahirkan generasi yang kompeten dan inovatif.
Selain SDM, AHY juga menyoroti peran infrastruktur sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Pembangunan konektivitas, jalan, transportasi, hingga fasilitas publik menurutnya bukan sekadar proyek fisik, melainkan instrumen untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan rakyat.
“Kita ingin infrastruktur hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, agar petani lebih produktif, masyarakat lebih mudah mengakses pangan, energi, dan air bersih,” tegasnya.
Baca juga : Hilirisasi Jeruk Siam: Lampung Menuju Kedaulatan Ekonomi
Sementara, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga ikut memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk menjadi pemimpin era baru.
Menurutnya, kepemimpinan modern tidak lagi diukur dari kekuasaan, melainkan dari kemampuan untuk berkolaborasi dan memberdayakan.
“Kepemimpinan hari ini bukan lagi tentang siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling mampu bekerja sama, mendengar, dan memberdayakan orang lain,” kata Mirza.
Ia mendorong mahasiswa Unila untuk menjadikan kampus sebagai kawah candradimuka, bukan hanya untuk menimba ilmu, tetapi juga untuk melatih daya kritis dan melahirkan ide-ide kreatif.
Gubernur Mirza meyakini, dengan sinergi antara SDM berkualitas dan infrastruktur yang memadai, potensi komoditas dan ekonomi Lampung dapat tumbuh lebih cepat.
Baca juga : Kerja Menteri Perumahan Bikin Malu Prabowo?





Lappung Media Network