Lappung – Kabupaten Lampung Selatan diproyeksikan mengalami lompatan kemajuan melalui 2 program strategis yang digulirkan pemerintah pusat dan daerah.
Program tersebut fokus pada pembangunan sekolah unggulan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.
Baca juga : Lampung Selatan Menuju Kabupaten Termaju
Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, menilai kombinasi keduanya berpotensi menjadi mesin ganda.
Sinergi ini diyakini akan mengubah wajah ekonomi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Gerbang Sumatera secara fundamental.
“Lampung Selatan memiliki momentum besar. Ada 2 program strategis yang sedang digenjot, yakni penguatan SDM lewat sekolah unggulan dan pacuan ekonomi melalui KEK Pariwisata,” ujar Mahendra Utama, Minggu, 16 November 2025.
Mahendra menjelaskan, di sektor pendidikan, komitmen pemerintah terlihat dari rencana pembangunan SMA Garuda di Kalianda.
Sekolah unggulan ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas).
“Biaya pembangunan SMA Garuda ini akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
“Ini adalah instrumen penting untuk melahirkan generasi terdidik yang mampu bersaing global,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Mahendra, ada pula rencana untuk membangun Sekolah Rakyat di Kecamatan Penengahan pada tahun 2026.
Baca juga : Di Antara 1,11 Juta Penduduk, Pemeluk Konghucu Lampung Selatan Tercatat 8 Orang
Program ini dirancang khusus untuk melayani keluarga kurang mampu, memastikan akses pendidikan yang lebih merata.
Sementara dari sisi ekonomi, Mahendra menyoroti langkah konkret Pemerintah Provinsi Lampung dalam mengembangkan KEK Pariwisata di Bakauheni.
Menurutnya, pengembangan kawasan seluas 5.000 hektare ini dirancang untuk menata potensi pariwisata yang selama ini tumbuh secara organik.
“Langkah ini sangat serius, terlihat dari keterlibatan investor besar seperti Mayapada Group dan Bakrie Group. KEK ini ditargetkan mulai dibangun pada 2026,” kata Mahendra.
Mahendra Utama menegaskan bahwa perpaduan antara penguatan SDM melalui sekolah unggulan dan dorongan ekonomi lewat KEK Pariwisata akan menciptakan sinergi yang krusial.
“Ini adalah simbiosis yang saling menguatkan. Sekolah unggulan akan menghasilkan tenaga terampil yang dibutuhkan oleh industri pariwisata berkelas,” terangnya.
Di sisi lain, lanjut dia, KEK akan menyerap lulusan berkualitas tersebut ke dalam lapangan kerja baru yang tercipta.
Mahendra optimis, jika kedua program itu didukung komitmen politik yang kuat dan pelaksanaan yang konsisten di lapangan, ini bukan sekadar wacana di atas kertas.
“Dengan eksekusi yang konsisten, dalam 4-5 tahun ke depan kita bisa melihat Lampung Selatan benar-benar bangkit menjadi destinasi pendidikan dan pariwisata unggulan di Gerbang Sumatera,” pungkasnya.
Baca juga : Proyek Rp15 Miliar Kampung Nelayan Lampung Selatan Dikebut, Target Tuntas Desember 2025





Lappung Media Network