Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Dampak Ekonomi Cocoa Academy di Lampung Timur

    Dampak Ekonomi Cocoa Academy di Lampung Timur

    Editor354 by Editor354
    22/05/2026
    in Saburai
    Dampak Ekonomi Cocoa Academy di Lampung Timur

    Ilustrasi: OpiniMahe: Dampak Ekonomi Cocoa Academy di Lampung Timur. (Sumber Foto: Dok. Lappung.COM).

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung.COM – Simak Artikel OpiniMahe edisi kali ini, topik utama pembahasannya: Dampak Ekonomi Cocoa Academy di Lampung Timur.

     

    Dampak Ekonomi Cocoa Academy di Lampung Timur
    Oleh: Mahendra Utama*

     

    Dari pelatihan intensif hingga nilai tambah kakao premium, inilah strategi ekonomi berlapis.

    Menggerakkan Roda Ekonomi Pedesaan

    Kakao bukan sekadar tanaman perkebunan, melainkan sistem pertanian terintegrasi. Di Lampung Timur, petani sudah mempraktikkan tumpang sari menanam talas atau umbi-umbian di bawah pohon kakao, serta kelapa atau alpukat di tajuk atas. Model ini mampu menghasilkan pendapatan berlapis dalam satu lahan.

    Namun nilai tambah terbesar justru berada di pascapanen. Saat ini, akses terhadap pelatihan fermentasi dan pengeringan masih terbatas, sehingga petani sering terpaksa menjual basah dengan harga rendah.

    Cocoa Academy yang terbukti berhasil mencetak petani agripreneur di Sulawesi dapat menutup celah ini.

    Teori Pembangunan Berkelanjutan dalam Praktik

    Konsep agroforestri berkelanjutan yang diterapkan Pemkab Lampung Timur bersama mitra seperti PT Olam Indonesia menjadi fondasi yang solid.

    Program Cocoa Agroforestry Berkelanjutan ini tidak hanya menjaga kelestarian hutan, tetapi juga membuka akses pasar global bagi petani lokal.

    Menurut teori pembangunan wilayah berbasis komoditas, penguatan dari hulu ke hilir mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan asli daerah, dan mengurangi ketergantungan pada transfer pusat.

    Lampung Timur sudah berada di jalur yang tepat. Yang diperlukan sekarang adalah percepatan melalui pelatihan massal ala Cocoa Academy.

    Dampak Ekonomi Berlapis

    Jika Cocoa Academy hadir di Lampung Timur, dampaknya akan sangat nyata. Petani yang terlatih bisa memanen kakao premium dengan harga jual jauh di atas rata-rata.

    Kelompok tani yang kuat dapat mengelola alat fermentasi dan pengeringan secara kolektif, sebagaimana sedang dirintis APiK bersama pemkab.

    Pada akhirnya, hilirisasi sederhana di tingkat desa akan mengalirkan nilai tambah langsung ke kantong petani.

    Bukan tidak mungkin Lampung Timur akan menjadi etalase kebangkitan kakao nasional, di mana kesejahteraan petani bukan lagi mimpi, tetapi hasil nyata dari ekosistem pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan. (*)
    ————————————————————–
    *Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.

    Via: M. Satria
    Tags: #EkonomiLampungagroforestriCocoaAcademyKakaoLampungTimurKakaoPremiumKesejahteraanPetaniPetaniKakaoLampungTimur
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Fahri Hamzah Luncurkan Buku Strategi Swasembada Papan 2045

    Next Post

    Cocoa Academy Bisa Jadi Solusi Cerdas Kakao Lampung

    Related Posts

    PLTP Danau Ranau 40 MW
    Saburai

    PLTP Danau Ranau 40 MW, Dorongan Besar bagi Kelistrikan dan Ekonomi Lampung Barat

    21/08/2026
    Masa Depan KPH di Indonesia
    Saburai

    Kolaborasi Pentahelix dan Masa Depan KPH di Indonesia

    21/08/2026
    Pemerintah Pusat Perlu Ambil Alih Pengelolaan KPH
    Saburai

    Mengapa Pemerintah Pusat Perlu Ambil Alih Pengelolaan KPH?

    20/08/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Maulid Arbain

      Maulid Arbain Malam ke-4 di Makam Keramat Kupang, Doa untuk Kemerdekaan RI ke-81

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • KKI Melompat 69,5%, Ini Dampak Ekonomi dan Rakyat

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kemasan adalah Ujung Tombak Hilirisasi, Lampung Perlu Seriusi Industri Pendukung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Pemerintah Pusat Perlu Ambil Alih Pengelolaan KPH?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menuju Ekonomi Gajah: Branding & Digitalisasi UMKM TNWK

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Peluang Emas Kakao Lampung: Mengubah Biji Lokal Menjadi Cokelat Premium Dunia

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved