Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Menilik Jejak Pembangunan Pemprov Lampung: Wajah Baru Suoh Lampung Barat.
Menilik Jejak Pembangunan Pemprov Lampung: Wajah Baru Suoh Lampung Barat
Oleh: Mahendra Utama*
Kecamatan Suoh di Kabupaten Lampung Barat lama dikenal sebagai daerah terisolasi yang kaya potensi geothermal dan pertanian.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, prioritas pembangunan infrastruktur mengubah total wajah kawasan ini. Esai features ini memotret transformasi nyata tersebut.
Konektivitas dan Teori Pembangunan Wilayah
Secara teoretis, pembangunan infrastruktur di daerah terpencil sejalan dengan Growth Pole Theory (Teori Kutub Pertumbuhan) dari Perroux.
Teori ini menyatakan bahwa pembangunan tidak terjadi di semua tempat secara serentak, melainkan muncul di kutub-kutub pertumbuhan yang memiliki dampak rembesan (trickle-down effect) ke area sekitarnya.
Dengan membuka akses jalan utama dan jembatan di Suoh, Pemprov Lampung berhasil mengintegrasikan kawasan terisolasi ke dalam sistem perekonomian regional.
Dampak Nyata bagi Masyarakat Suoh
a. Akses Mobilitas: Waktu tempuh menuju pusat kabupaten terpangkas hingga 50%.
b. Peningkatan Ekonomi: Komoditas kopi dan sayuran kini dapat didistribusikan tanpa kendala jalan rusak.
c. Sektor Pariwisata: Akses menuju wisata danau dan kawah keramik Suoh semakin ramah wisatawan.
Komitmen Keberlanjutan Pemprov Lampung
Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa pembangunan di Suoh bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah strategis memutus rantai ketimpangan antarwilayah.
“Kami berkomitmen memastikan bahwa APBD dirasakan langsung oleh masyarakat di pelosok. Suoh memiliki potensi luar biasa, dan tugas pemerintah adalah menyediakan jembatan berupa infrastruktur agar potensi itu menjadi kesejahteraan nyata.” — Rahmat Mirzani Djausal, Gubernur Lampung.
Melalui pendekatan interkoneksi, pembangunan infrastruktur jalan rigit dan jembatan di wilayah ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam pemerataan ekonomi. Kini, Suoh bukan lagi halaman belakang yang terlupakan, melainkan kutub pertumbuhan baru di Bumi Sekala Bekhak. (*)
——————————————————————-
* Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.





Lappung Media Network