Lappung – Dinas Pertanian Bandar Lampung vaksinasi hewan ternak untuk mengantisipasi penularan wabah PMK (penyakit mulut dan kuku).
“Kita sudah vaksin semua bulan lalu. Begitu ada yang kena kita akan langsung gerak cepat,” ujar Kepala Dinas Pertanian Bandar Lampung, Agustini, pada Senin, 20 Juni 2022.
Baca Juga : Kasus PMK di Lampung 299 Ternak Sakit dan 3 Mati
Dia menjelaskan langkah tersebut sebagai bentuk pencegahan meski Kota Bandar Lampung hingga saat ini masih bebas dari wabah PMK.
Untuk memastikan ketersediaan stok vaksin pada hewan ternak, lanjut Agustini, Dinas Pertanian Bandar Lampung telah mengajukan permintaan vaksin kepada pemerintah pusat.
“Dari pemerintah pusat kita sedang mengajukan sekitar seribuan lebih vaksin,” kata dia.
Saat ini, wabah PMK telah terjadi di empat daerah di Provinsi Lampung, yaitu Tulang Bawang, Lampung Timur, Tulangbawang Barat, dan Mesuji.
Hingga Senin, 20 Juni 2022, pukul 10.37 Wib, total hewan ternak yang sakit sebanyak 323 ekor dan hewan yang mati sebanyak empat ekor.
Agustini menyampaikan sebelumnya pada Kamis, 16 Juni 2022, Dinas Pertanian Bandar Lampung bersama Tim Satgas Pangan kota setempat telah meninjau tiga lokasi peternakan.
“Peternakan Prima Aqiqah di Gunung Terang yang memiliki 400 ekor domba atau kambing, 50 ekor sapi,” ujar Agustini.
Baca Juga : Arinal Djunaidi Akan Bentuk Satgas Pengendalian Penyakit Mulut
Kemudian lokasi penggemukan sapi milik Sugiyo di Tanjungsenang sebanyak 80 ekor sapi.
“Dan peternakan milik Kelompok Tani Ternak Sepakat Makmur Bersama di Sukabumi sebanyak 62 ekor sapi,” tutup dia.





Lappung Media Network